Minggusore, tanggal 1 Agustus 2010 Mr. Leon seorang warga Negara Australia menjadi korban pencurian di Hotel Akmani. Sebuah hotel baru yang dibilang lagi naik daun di Ibukota Jakarta. Adapun barang yang hilang adalah tas dimana didalamnya terdapat barang berharga yaitu Ipad, Iphone, Kunci Rumah, Kunci mobil dan kunci kantor dan satu set kamera
Unduh PDF Unduh PDF Kemampuan bersikap profesional berperan penting dalam mencapai kesuksesan berkarier. Hampir semua karyawan perlu menjawab panggilan telepon, apa pun jabatannya di perusahaan. Agar penelepon merasa nyaman, pelajari cara menerima panggilan telepon yang baik untuk memberikan kesan positif dan bersiaplah menjawab pertanyaan yang diajukan. 1Angkat telepon secepatnya. Saat telepon kantor berbunyi, membiarkan penelepon menunggu bukan sikap yang sopan. Sebelum dering ketiga, segera angkat telepon dan sapalah orang yang menelepon.[1] 2Peganglah gagang telepon di depan wajah. Mungkin Anda ingin langsung berbicara, tetapi pastikan dahulu alat penerima suara pada telepon sudah berada di depan wajah. Berbicaralah jika posisi gagang telepon sudah benar supaya penelepon menerima informasi yang lengkap.[2] 3Tarik napas dalam-dalam sebelum berbicara. Setelah memosisikan telpon di depan wajah, tarik napas panjang untuk menenangkan diri dan memfokuskan pikiran sebelum mengucapkan salam. Dengan demikian, Anda bisa berbicara dengan tenang sambil berkonsentrasi.[3] 4 Sebutkan nama perusahaan dan nama Anda. Cara ini memberi tahu penelepon bahwa ia sudah tersambung dengan perusahaan yang ingin dihubungi. Jadi, pastikan ia tahu nama perusahaan dan nama Anda. Sebutkan nama perusahaan terlebih dahulu. Anda boleh menulis kata-kata yang ingin diucapkan saat menerima panggilan telepon supaya Anda tidak perlu memikirkan apa yang harus disampaikan ketika telepon berdering. Susunan kata bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi di tempat Anda bekerja. Jika Anda bekerja sebagai resepsionis, berikan informasi lengkap tentang perusahaan sebab bagi penelepon, Anda adalah pintu masuk untuk mendapatkan apa yang ia butuhkan. Sebagai contoh, sapalah penelepon dengan berkata, "Selamat pagi/siang/sore. Kantor pusat wikiHow di sini. Saya Nikita siap membantu Anda". Melalui informasi ini, penelepon tahu nama perusahaan dan nama Anda sehingga ia merasa lebih nyaman untuk melanjutkan percakapan.[4] Jika Anda berprofesi sebagai sekretaris pribadi, informasikan nama atasan Anda contohnya, "Kantor Bapak Miller di sini. Saya Nikita siap membantu Anda." sebab penelepon ingin menghubungi atasan Anda.[5] Jika Anda adalah staf departemen tertentu, informasikan jabatan Anda agar ia bisa menanyakan hal yang relevan, misalnya, "Selamat pagi. Saya Yesika di bagian pembukuan". Dengan demikian, penelepon tahu apakah ia sudah tersambung dengan departemen dan orang yang ingin dihubungi atau harus berbicara dengan orang lain. 5Siapkan alat tulis dan buku catatan di samping pesawat telepon. Dengan demikian, Anda bisa langsung mencatat jika penelepon ingin meninggalkan pesan atau memberikan informasi. Jangan biarkan ia menunggu karena Anda harus mencari kertas dan bolpoin untuk menulis. 1Tersenyumlah saat berbicara. Meskipun Anda sedang kesal, berpura-pura tersenyum membuat suara Anda terdengar lebih menyenangkan bagi penelepon. Meskipun dipaksakan, cara ini bisa memperbaiki suasana hati.[6] [7] 2 Berbicaralah dengan jelas dan profesional. Saat bekerja di lingkungan yang profesional, pastikan Anda dan penelepon mampu berkomunikasi dengan jelas dan lugas. Berbicaralah dengan tempo yang lambat dan ucapkan setiap kata dengan artikulasi yang jelas agar informasi yang Anda sampaikan dipahami oleh penelepon.[8] Jangan mengucapkan kata tak baku, misalnya "enggak", "sip", atau "nah". Ucapkan setiap kata dengan jelas, misalnya "ya" atau "tidak" supaya kedua belah pihak memahami dengan baik apa yang dibicarakan. Bersikaplah sopan dengan mengucapkan "Terima kasih" dan "Sama-sama" sesuai kebutuhan. Jika Anda perlu menginformasikan angka atau huruf, misalnya memberi tahu nama atau nomor telpon, pelajari alfabet fonetik pengucapan bunyi ujar. Dengan demikian, penelepon tidak bingung saat Anda mengucapkan huruf yang pengucapannya sama, misalnya huruf B dan P. Saat mengeja nama Budi, ucapkan huruf B dengan menjelaskan "B dari kata Bali". 3 Sapalah penelepon secara profesional. Alih-alih menyapa penelepon dengan nama kecil, pastikan Anda mengucapkan "bapak" atau "ibu" sebelum menyebut namanya, misalnya "Bapak Jon", terutama jika Anda tidak mengenal penelepon secara personal. Berusahalah mengingat namanya dan ucapkan selama percakapan berlangsung.[9] Segera tulis nama penelepon begitu ia memberi tahu namanya agar Anda tidak lupa. 4 Hubungkan penelepon dengan orang lain jika diperlukan. Seseorang yang menelepon ke perusahaan atau kantor biasanya membutuhkan bantuan karena ingin mencari informasi atau sedang menghadapi masalah. Jika Anda tidak bisa menjawab pertanyaan atau memberikan solusi, tanyakan apakah ia mau berbicara dengan orang yang bisa membantu. Langkah ini menunjukkan bahwa Anda peduli kepada penelepon dan ingin membantu agar masalahnya segera teratasi.[10] [11] Telepon kantor biasanya menggunakan sistem untuk mentransfer panggilan. Cari tahu apakah telepon di kantor Anda bisa ditransfer dan pelajari cara kerjanya. Jika tidak, cari tahu nomor telepon orang yang perlu dihubungi lalu informasikan kepada penelepon. Tanyakan dengan sopan kepada penelepon apakah Anda boleh menghubungkannya dengan orang lain. Sebagai contoh, "Maaf, saya tidak bisa menjawab pertanyaan Ibu. Bagaimana kalau saya mentransfer sambungan telepon agar Ibu berbicara langsung dengan Pak Bambang? Beliau bisa memberikan solusi." Pastikan penelepon setuju sebelum Anda mentransfer sambungan telepon. Jika orang yang bisa membantu tidak ada di kantor, tanyakan apakah penelepon ingin meninggalkan pesan. Jangan lupa menyampaikan pesan kepada orang yang berkompeten. 5 Akhiri percakapan secara profesional. Mengucapkan "Terima kasih" atau "Selamat pagi/siang/sore" merupakan cara memberi tahu penelepon bahwa percakapan sudah berakhir dan ia bisa menutup telepon. Jangan sampai muncul kebingungan apakah percakapan masih dilanjutkan atau tidak.[12] Tunggulah sampai penelepon menutup telepon. Apabila Anda yang menerima panggilan telepon, biarkan penelepon menyampaikan semua yang ingin ia katakan sampai selesai. Anda terkesan tidak sopan atau akan kehilangan informasi jika menutup telepon ketika ia belum selesai berbicara. Jangan menerima panggilan telepon pribadi di tempat kerja. Anda berada di kantor untuk bekerja, bukan untuk mengobrol dengan teman. Jika ingin mengobrol atau mengirim pesan kepada teman, tundalah sampai istirahat makan siang atau jam kerja selesai. Hindari pengalih perhatian. Agar penelepon merasa diperhatikan, tundalah pekerjaan yang sedang dilakukan dan berfokuslah pada penelepon. Jangan sampai Anda teralihkan atau terkesan sangat sibuk saat menjawab pertanyaan atau memberikan bantuan. Jangan berbicara sambil makan, minum, atau mengunyah permen karet sewaktu menelepon sebab ucapan Anda akan sulit dipahami dan membuat penelepon merasa tidak dihargai. Walaupun penelepon menyampaikan keluhan atau bersikap kasar, tunjukkan empati, bersikap tenang, dan berikan respons yang profesional. Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? BerikutIni 5 Pernyataan di Akhir Panggilan Telepon Terpopuler : 1. "Terima kasih telah menelepon, jika Anda memiliki pertanyaan tambahan silakan menghubungi kami kembali.". Pernyataan di atas mampu meyakinkan pelanggan tentang dukungan pusat kontak untuk pertanyaan, dan menjadi isyarat yang bagus tentang kemauan CS untuk membuat pelanggan Resepsionis hotel adalah profesi yang tentu dimiliki oleh tiap hotel atau tempat penginapan. Hotel atau tempat penginapan adalah tempat yang memiliki frekuensi kedatangan tamu yang tinggi setiap harinya. Ketika berkunjung, tamu tamu tersebut tentu memiliki tujuan atau kebutuhan yang berbeda beda. Kebutuhan yang berbeda kemudian akan membutuhkan seseorang yang dapat mengakomodasi tujuan tersebut. Disinilah resepsionis hotel berperan. Tamu yang datang akan disambut dan diberikan informasi yang dibutuhkan oleh tamu oleh resepsionis hotel. Oleh karena itu, resepsionis hotel adalah profesi penting di setiap hotel atau tempat penginapan. Lantas, sudahkah kamu mengetahui pengertian dari resepsionis hotel lebih lanjut? Pada kesempatan kali ini, Mba Lumina akan menjelaskan terkait resepsionis hotel. Penasaran? Yuk simak penjelasannya berikut ini! Baca juga Apa Itu Shift? Pahami Aturan Shift Kerja Karyawan! Pengertian Resepsionis Hotel Resepsionis Hotel Source Freepik Resepsionis merupakan kata yang berasal dari bahasa inggris yang bermakna penerima tamu. Resepsionis juga adalah pegawai yang memiliki tugas untuk menyapa, melayani, memberikan informasi kepada pengunjung, pelanggan atau pihak yang berkepentingan terkait tujuan yang diinginkan. Dari pengertian tersebut, resepsionis hotel dapat diartikan sebagai seseorang yag bertugas untuk melayani dan memberikan informasi kepada pengunjung hotel. Resepsionis hotel adalah cerminan representasi hotel serta membawa karakter dari hotel tersebut pertama kalinya. Maka dari itu posisi yang satu ini harus sedapat mungkin bersifat baik dalam menyambut tamu yang datang. Umumnya, seorang penerima tamu atau resepsionis hotel ditempatkan di lobi hotel atau bagian depan hotel dimana tamu atau pengunjung datang. Untuk mengetahui profesi resepsionis secara umum, kamu bisa cek pada artikel Resepsionis Pengertian, Tugas, dan Fungsi Tugas Resepsionis Hotel Resepsionis Hotel Source Freepik Berikut adalah tugas dari seorang resepsionis hotel. Menerima Tamu Tugas resepsionis yang paling utama adalah menerima dan menyambut tamu. terdengar mudah, tapi ternyata ada banyak hal yang mesti diperhatikan saat menerima dan menyambut tamu. Diantaranya adalah kamu harus mengarahkan tamu dan membuat tamu nyaman dengan gestur dan tindakan yang baik. Baca juga Sales Pengertian dan 5 Istilah Pekerjaan Sales yang Perlu Diketahui Melayani Keperluan Tamu Setelah menerima dan menyambut tamu, tugas resepsionis yang selanjutnya adalah memastikan bahwa keperluan tamu terakomodasi dengan baik. Untuk resepsionis kantor, tanggung jawab dalam tugas ini adalah untuk memberikan informasi apapun yang dibutuhkan oleh tamu. Menerima Telepon Tak jarang tamu atau pelanggan hotel memesan hotel dengan cara menelepon nomor telepon hotel. Resepsionis hotel disini juga bertugas untuk menerima telepon dan melayani keperluan pelanggan dalam kebutuhannya terkait pelayanan hotel. Baca juga 5 Tips Agar Shift Malam Tetap Produktif Gaji Resepsionis Hotel Gaji resepsionis hotel memiliki variasi yang cukup beragam, tergantung pada jenis hotel tempat kamu bekerja. Untuk hotel bintang 2, resepsionis hotel dapat memiliki gaji sebesar Rp 1,8 juta – Rp 2,3 juta. Untuk hotel bintang 2, resepsionis hotel memiliki rentang gaji mulai dari Rp 2,4 juta. Sedangkan, pada hotel bintang 4 dan 5 dapat mencapai Rp 4 juta – Rp 6 juta. Rentang gaji tersebut berbeda karena tiap jenis hotel memiliki tugas dan kualifikasi yang berbeda. Semakin banyak bintang yang ada pada hotel, maka tugas dan kemampuan yang dibutuhkan dari resepsionis hotel juga akan semakin beragam. Baca juga Staff Administrasi Tugas, Peranan, dan Gaji yang Harus Diketahui “Biar mudah mencari lowongan pekerjaan, Yuk download Aplikasi Lumina sekarang juga!”
Kelengkapandata-data tersebut akan melancarkan kegiatan pelayanan pemesanan kamar, sehingga memberikan kenyamanan bagi tamu. 2. Harus mengerti tanggung jawab dan tugas-tugas yang menjadi bagianya. Tugas tersebut harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku dan tidak merugikan perusahaan. Oleh karena itu seorang petugas reservasi harus memahami
Jenis-Jenis Sambungan TeleponJenis-Jenis Sambungan Telepon. Bertelepon adalah mengadakan komunikasi dari suatu tempat ke tempat lain untuk menyampaikan isi hatinya kepada orang lain, atau menyampaikan suatu informasi kepada orang lain, dengan tanpa melihat antara satu sama lain. Komunikasi melalui sambungan telepon ini bisa dilakukan oleh siapa pun, baik itu perorangann maupun suatu instansi atau perusahaan. Begitu juga dengan halnya sebuah hotel. Komunikasi melalui sambungan telepon ini yang terjadi di hotel melibatkan banyak pihak, seperti tamu, karyawan, rakanan usaha, menejemen, dan operator baik nasional maupun internasional. Dalam melakukan komunikasi melaui sambungan telepon ini, dilakukan dalam suatu jarak tetentu. Jarak-jarak ini bisa terjadi antar negara, antar wilayah, antar pulau, antar kota atau bahkan antar rumah. Jenis-Jenis Sambungan Telepon di HotelUntuk melakukan panggilan yang berbeda tempat, terdapat kode penghubungnya. Dan dibedakan menjadi beberapa jenis-jenis sambungan telepon. Berikut ini akan dijelaskan mengenai jenis-jenis sambungan sebelum itu mari kita telaah, apa sih pengertian hubungan telepon, atau biasa disebut juga sambungan Hubungan TeleponHubungan telepon atau umumnya disebut sambungan telepon adalah suatu cara yang dilakukan untuk melakukan suatu interaksi atau hubungan jarak jauh yang dimana bertujuan untuk menyampaikan pesan atau suatu informasi kepada seseorang dengan perantara alat elekttronik atau yang biasa kita kenal dengan melakukan hubungan telepon atau sambungan telepon, tentu memerlukan suatu alat yaitu telepon. Tidak seperti dulu, jenis-jenis telepon telah mengalami perklembangan yang sekarang tidak hanya digunakan untuk melakukan panggilan telepon, tetapi juga dapat digunakan untuk hal yang lain, seperti mengirim pesan dan mengakses internet. Alat tersebut sekarang sudah berkembang menjadi mengetaui lebih dalam lagi tentang jenis-jenis sambungan telepon, kamu juga harus tau apa saja jenis-jenis telepon. Baca Juga Contoh Percakapan Telephone Operator Hotel, Bahasa Inggris dan TerjemahanJenis-Jenis TeleponJenis-Jenis Sambungan TeleponBerikut ini adalah jenis-jenis telepon yang masih digunakan sampai saat ini dalam melakukan suatu sambungan telepon. Yuk simak !1. Telepon kabel. Jenis telepon yang satu ini tentu sudah dapar kalian bayangkan. Telepon kabel adalah telepon yang hanya bisa digunakan untuk melakukan sambungan telepon saja dan tentunya masih menggunakan tenaga listrik dengan cara dicolokan menggunakan kabel ke sumber Telepon IP internet protocolSesuai dengan namanya, jenis telepon yang satu ini menggunakan internet protocol atau IP dalam pengoprasiannya. Telepon jenis ini tidak hanya bisa digunakan untuk melakukan sambungan telepon, tetapi juga dapat digunakan untuk mengirim fax, atau video. Telepon IP sendiri sangat melekat dengan yang namanya VoIP Voice over Internet Protocol, yaitu teknologi yang memungkinkan melakukan komunikasi suara jarak jauh secara langsung dengan mengubah bentuk suara menjadi data digital dan dikirimkan melalui paket-paket data secara real Telepon selulerJenis telepon yang terakhir ini tentu sudah banyak yang punya kan. Jenis telepon yang satu ini sangat berkembang pesat. Telepon seluler biasa disebut juga dengan smartphone. Tidak hanya digunakan untuk melakukan sambungan telepon, tetapi juga smartphone juga biasanya digunakan untuk kegiatan multimedia mengetahui tentang pengertian dari hubungan telepon serta jenis-jenis telepon, sekarang saatnya kita mengenal tentang jenis-jenis sambungan telepon. Cusss! Baca Juga Peralatan dan Formulir Tekephone Operator HotelJenis-Jenis Sambungan TeleponTugas utama dari seorang Telepon Operator adalah menerima dan menyambungkan saluran telepon. Jenis-jenis sambungan telepon yang umumnya berlaku di hotel dapat dibedakan menjadi empat jenis sambungan, yaitu 1. Sambungan Antar Departemen Atau Antar SectionSambungan jenis ini adalah semua hubungan telepon yang berlangsung dilingkungan hotel atau perusahaan, baik itu terjadi dari satu departemen ke departemen lain atau dari satu ekstensi ke ekstensi lain oleh karyawan atau tamu yang menginap di Sambungan Lokal Local CallSambungan lokal adalah sambungan yang terjadi dalam satu kota atau daerah yang kode wilayahnya sama. Sambungan telepon ini biasanya sering dilakukan oleh para karyawan atau tamu. Terhadap sambungan ini, biasanya tidak dipungut Sambungan Interlokal Interlocal CallSambungan interlokal adalah sambugan yang dikalukan dari kota ke kota lain atau dari pulau ke pulau lain yang kode wilayahnya berbeda namun dalam suatu batas wilayah negara, dengan rumus kode 4. Sambungan Internasional International CallSambungan internasional adalah sambungan jarak jauh SLJU yang dilakukan dari satu negara ke negara lain. Sambungan ini bisa dilakukan langsung dari kamar tamu atau memnita bantuan ke telepon operator yang sedang bertugas untuk menyambungkan sambungan tersebut. Dengan rumus kode Selain jenis sambungan telepon tersebut, ada pula yang membedakan jenis-jenis sambungan telepon, seperti berikut Person To Person Call Jenis sambungan ini dalah percakapan telepon yang dilakukan dari orang tertentu kepada orang tertentu To Stasion Call adalah permintaan sambungan telepon lewat nomer tertentu tampa menyebutkan orang yang Call Permintaan sambungan telepon yang pembayaran pulsanya ditanggung oleh orang menerima teleponTool Free Call Sambungan telepon luar negeri atau dalam negeri lewat system pelayanan otomatis yang biayanya dibebankan pada orang yang dipanggil. Nomor toll free call diedarkan secara umum kepada siapa saja yang membutuhkan, yang biasanya dalam bidang Time Call Permintaan sambungan telepon yang waktunya ditentukan oleh pemanggil dengan persetujuan petugas telepon operator wajib mengetahui tentang jenis-jenis sambungan telepon. Karena apabila kita akan melakukan panggilan ke suatu daerah atau bahkan negara yang memeliki kode wilahnya berbeda memerlukan pengetahuan mengenai kode kode wilayah dan jenis sambunga telepon. Jika kita tidak memasuklan kode wilayahnya sebelum melakukan sambungan telepon, panggilan itu tidak dapat terhubung ke orang yang dituju. Oleh karana itu, penting bagi seorang telepon operator mengetahui mengenai jenis-jenis sambungan telepon beserta kode-kode wilayahnya, demi membeikan pelayanan yang maksimal kepada aku rasa cukup penjelasan tentang jenis-jenis sambungan telepon pada artikel kali ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian yang membacanya.
Peganglahgagang telepon di depan wajah. Mungkin Anda ingin langsung berbicara, tetapi pastikan dahulu alat penerima suara pada telepon sudah berada di depan wajah. Berbicaralah jika posisi gagang telepon sudah benar supaya penelepon menerima informasi yang lengkap. [2] 3 Tarik napas dalam-dalam sebelum berbicara.
Tata cara menerima telpon dalam depatment Front Office Sebagai orang yang bekerja di lingkungan hotel, anda harus menguasai dan sekaligus menggunakan tatacara bertelepon yang baik, yaitu sebagai berikut 1. Jawablah panggilan telepon secepat mungkin maksimal 3 kali dering. 2. Berilah jarak antara telepon dengan mulut kurang lebih 5 sentimeter agar suara Anda tidak terdengar terlalu Ucapkan dengan jelas identitas hotel Anda, seksi, dan atau nama Ucapkan salam dengan penuh perhatian dan suara yang Dapatkan nama tamu. Mintalah penelpon untuk mengeja nama karena kadang terjadi kesalahan dalam membedakan huruf 6. Berbicaralah dengan jelas dan hindari menggunakan bahasa slank atau istilah-istilah yang bersifat Gunakan tata bahasa yang baik dan benar sesuai bahasa yang Curahkan perhatian sepenuhnya pada topik Tersenyumlah pada saat bertelepon karna senyuman Anda akan dapat dirasakan oleh teman bicara walaupun dia tidak dapat melihat Anda secara Jangan pernah membiarkan penelpon menunggu terlalu Jika penelpon meninggalkan pesan, pastikan pesanannya dicatat dengan akurat dan disampaikan kepada orang yang dituju. 12. Usahakan untuk selalu menyebut nama penelpon jika Anda telah mengetahui nama penelpon Selalu ingat untuk mengucapkan terimakasih dan mengucapkan selamat Berikan kesempatan kepada penelpon untuk mengucapkan selamat berpisah sebelum menutup telepon. Orang lain Juga sering membacanya Permasalahan dalam Pemesanan Kamar Share

Halyang Membuat Pasien Nyaman dengan Pelayanan di Klinik. Berikut lima hal yang dapat membuat pasien nyaman dan meningkatkan kualitas pelayanan klinik. 1. Desain Ruangan. Ketika berkunjung ke klinik, sebagian besar pasien umumnya merasa nyaman suasana ruang tunggunya tertata rapi dan tenang. Adanya pendingin ruangan, hiasan di dinding, kursi

– Tata Cara dalam menangani telepon masuk dan keluar harus dari bersikap yang santun efisien dan efektif karena tersebut sangat berpengaruh terhadap penilaian orang lain pada diri anda. Terdapat dua jenis penagnagan dalam telpon yang dapat dibedakan Berikut merupakan tata cara yang baik ketika ada telepon masuk dan juga keluar. 1. Respon untuk Incoming Calls Menerima Panggilan Telpon Caring Memperhatikan, mendengarkan dan mencatat masalah konsumen atau penelepon Commited Merasa terikat dengan organisasi,tidak melemparkan permasalahan kepada orang lain dengan alasan bukan tugas atau urusan pribadi. Confident Penuh keyakinan dalam mengatasi masalah. Considetate Bersahabat, menolong, dan mengerti emosi penelepon Controlled Tidak terbawa emosi pada saat penelepon mengungkapkan kekecewaan marah Creative Mampu menemukancara – cara yang baik dalam menerima telepon Contagious Besikap gembira,antusias, sejuk, damai pada penelepon. Terdapat istilah 7C dalam Sikap pelanyanan efektif sebagai seorang penerima telepon yang perlu diperhatikan Hal UMUM yang harus diperhatikan pada saat anda menerima panggilan telpon Mengangkat telepon yang anda akan gunakan berfungsi agar percakapan akan terdengar jelas Tetap tenang dan gunakan bahasa resmi, mudah dipahami, tidak mengunakan istilah-istilah sulit dan efektif dalam berbicara. Jika seorang yang dikehendaki oleh penelepon sedang berada ditempat, maka secepatnya untuk dihubungkan kepada yang ditujunya Bila panggilan telepon adalah salah sambung, maka jelaskan dengan ramah bahwa yang bersangkutan salah sambung Berbahasa yang ramah, sopan, dan akrab karena sifat dan sikap kita akan terpantul melalui cara berbicara serta nada suara yang digunakan. Hal yang KHUSUS yang perlu diperhatikan saat menerima panggilan telepon Mengunakan tangan kiri untuk mengangkat gagang telepon dan tangan kanan untuk menulis kertas berisi lembar pesan telepon LPT mengunakan alat tulis jika diperlukan. Menyampaikan salam dengan santun dan nada yang bersahabat Menanyakan identitas diri, kantor atau perusahaan serta menjelaskan identitas anda yang diperlukan oleh penelpon Mencatat hal-hal penting di lembar pesan telepon LPT agar tidak lupa jika diperlukan Bila penelepon kurang jelas, mintalah dengan santun untuk mengulang ucapan dan memberikan alasan mengapa suara tidak jelas serta jangan menyebutkan kata heh, hah, apa, karena hal tersebut tidak sopan Jika telpon tersebut adalah telpon resmi atau urusan pekerjaan usahakan berbicara dengan semangat dan jangan terlihat lesu serta malas untuk berkomunikasi Tanganilah dengan cara profesional sekalipun penelpon kurang ramah dalam bertutur kata Gunakan bahasa yang mudah dipahami dan efektif serta efisien yang santun Mendengarkan dengan baik bahan pembicaraan agar tidak terlupakan saat ditanyakan kembali Menjawab setiap pertanyaan dengan jelas, singkat dan tepat Menyebut nama penelepon dengan tepat, jangan sampai keliru. Ketika menerima panggilan telepon, usahakanlah berkomunikasi dengan suara yang baik atau phonogenic. Phonogenic adalah suara yang baik dalam berkomunikasi dalam telpon atau menerima telepon, yaitu suara yang dapat memberi kesan santun, ramah, menyenangkan, bersahabat dan penuh perhatian bagi penelpon. Alat-alat yang digunakan untuk mempermudah komunikasi dalam menerima telepon, yaitu 1. pesawat telepon 2. kalender meja 3. jam dinding 4. alat tulis 5. lembar pesan telepon LPT 6. daftar nomor telepon ekstention internal 7. buku daftar telepon masuk 2. Outgoing Calls Melakukan panggilan Persiapan dalam melakukan panggilan melalui telepon yaitu Persiapkan nomor telepon yang akan dihubungi Siapkan peralatan untuk menulis untuk memnudahkan siap mencatat hal yang penting Pastikan tidak ada kegiatan lain yang akan menggangu anda saat melkukan panggilan telpon Pelaksanaan dalam menelepon Memutar atau menekan nomer telepon yang akan dihubungi dengan tepat sesuai dengan yang dimaksudkan Bila ada kesalahan menelepon maka segeralah untuk minta maaf Berikan salam dan menyebutkan identitas diri sebelum ini pesan bila telah tersambung Mengemukakan maksud dan tujuan dengan tepat dan jelas yang mudah untuk di pahami Mencatat hal – hal yang penting saat mendapatkan balasan pembicaraan Mengakhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih serta salam Ketika menerima telepon atau menelepon seorang petugas telepon harus dapat menyampaikan informasi, secara Efektif dan Efisien singkat, padat dan jelas. Artikel Terkait Tata Cara Menangani Telepon Masuk Dan Keluar, Cara Menangani Penelepon Salah Sambung, Langkah Langkah Dalam Menerima Telepon Masuk, Pengertian Telepon Keluar, Langkah Langkah Melakukan Panggilan Telepon Keluar, Tata Cara Melakukan Panggilan Telepon Keluar, Percakapan Telepon Salah Sambung, Siapa Saja Yang Bertugas Menangani Telepon, Tata Cara Menangani Telpon Masuk dan Keluar1. Respon untuk Incoming Calls Menerima Panggilan Telpon2. Outgoing Calls Melakukan panggilan
Jikaada anak yang tinggal di Denmark, maka lampirkan fotocopy paspor, visa, akte lahir dan undangan. Print out reservasi tiket. Domestic Flight. Asuransi perjalanan yang berlaku selama masa tinggal di Eropa dan uang pertanggungan USD 50.000 atau EURO 30.000; Itinerary. Konfirmasi hotel selama perjalanan di Eropa.
STANDAR WELCOME GREETING YANG DI PAKAI DI PENERIMAAN TELEPON YANG MASUK DI PERHOTELAN. Welcome Greeting Di Telepon Contoh Standar welcome Greeting Telepon Digunakan di HotelContoh Skrip Percakapan Telepon 1Staf Hotel"Selamat Pagi - "Ari" disini, terima kasih telah menelepon awan hotel menyebutkan nama hotel anda, ada yang bisa saya bantu?Tamu"Saya perlu berbicara dengan seseorang dari reservasi kamar no 21 "Staf Hotel"Reservasi Konfirmasi ulang pada sistem di departemen, Baik ,kami akan menghubungkan panggilan anda".Contoh Skrip Percakapan Telepon 2Staf Hotel“Selamat Malam – terima kasih telah menelepon The Star Hotel & SPA sebutkan nama hotel nama saya Ari ,ada yang bisa saya bantu?" sebutkan staf yang menghadiri panggilan.Tamu“Saya perlu berbicara dengan Travel Desk ”.Staf Hotel“Tentu Pak, izinkan saya memanggil staf kami dulu ya pak ,sementara saya menahan panggilan anda”Contoh Skrip Percakapan Telepon 3Staf Hotel“Terima kasih telah menelepon hotel The Star sebutkan nama hotel Anda. Ari berbicara ,dengan siapa disini?"Tamu“Saya perlu membuat reservasi untuk makan malam di Coffee Shop anda”Staf Hotel“Baik pak ,izinkan saya mentransfer panggilan anda dengan senang hati”.Contoh Skrip Percakapan Telepon 4Staf Hotel“Selamat datang di Hotel Star and Lounge sebutkan nama hotel anda, Ada yang bisa saya bantu? ,Sebelumnya mohon maaf dengan siapa ini?Tamu"Bisakah anda hubungkan telepon ke toko kue anda ?"Staf hotel“Silahkan di tunggu ibu , sementara saya mentransfer panggilannya ”.Contoh Skrip Percakapan Telepon 5Staf Hotel“Selamat malam Grand Star Hotel sebutkan nama hotel Anda, Ari berbicara ,ada yang bisa saya bantu?”.Tamu“Saya perlu memesan kamar di hotel anda”Staf Hotel“Tentu, izinkan saya untuk mentransfer panggilan ini ke departemen Reservasi kami ,mohon untuk ditunggu"Contoh Skrip Percakapan Telepon 6Staf Hotel“Selamat malam, Hotel Star and Lounge sebutkan nama hotel Anda Dengan ari berbicara, ada yang bisa saya bantu?”Tamu“Saya perlu berbicara dengan seseorang dari bagian Reservasi”Staf Hotel“Tentu saja, saya akan menghubungkan anda ke departemen reservasi ,mohon tidak di matikan Telponnya bapak"Contoh Skrip Percakapan Telepon 7Staf Hotel“Sampurasun/Sugeng Dalu/Assalamualaikum Ucapan sesuai dengan sapaan/tradisi daerah anda terima kasih telah menelepon Hotel Star and Lounge sebutkan nama hotel anda, Ari berbicara ,ada yang bisa saya bantu?”Tamu“Saya perlu berbicara dengan seseorang dari bagian Reservasi”.Staf Hotel“Mohon untuk ditunggu ,saya akan mentransfer panggilan nda dengan senang hati”.Contoh Skrip Percakapan Telepon 8Staf Hotel“Terima kasih telah Menelepon Hotel Star and Lounge sebutkan nama hotel Anda, ini Ari yang berbicara, ada yang bisa saya bantu Bapak/Ibu?”Tamu“Bisakah saya berbicara dengan seseorang dari Engineering ?”Staf Hotel“Baik akan saya hubungkan telepon dan mohon untuk di tunggu sebentar,sementara saya akan mentransfer panggilan ini ke Departemen Engineer kami”Images Source By sertahasil dari Praktek Kerja Lapangan yang di hadapi penulis selama melakukan praktek tersebut. 3. Salah satu langkah dasar bagi penulis selama duduk di bangku kuliah 4. Penulis ingin memberikan pikiran serta pengalaman yang di dapat selama melakukan Praktek Kerja Lapangan di hotel Emerald Garden Medan. 1.4 Manfaat. Penelitian Adapun. manf Unduh PDF Unduh PDF Menerima telepon adalah keterampilan yang penting di kehidupan sehari-hari. Situasi profesional, seperti panggilan bisnis atau panggilan dari perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan, bisa menelepon Anda dengan suasana yang lebih formal. Jika Anda menerima panggilan dari seorang teman, orang yang Anda taksir, atau anggota keluarga, sebaiknya jawablah dengan lebih santai dan alami. Jika Anda menjawab telepon dari nomor yang tidak dikenal atau nomor pribadi, sebaiknya terimalah dengan cara yang lebih sopan dan berhati-hatilah. 1 Jagalah agar tetap terdengar profesional. Saat Anda menerima telepon di kantor, Anda tidak selalu tahu siapa yang menelepon Anda. Menerima panggilan secara profesional akan memulai percakapan dengan tepat. Ketika merasa ragu, jawablah dengan sapaan sederhana, “Halo, dengan Firman di sini.” Meskipun Anda bisa melihat nomor telepon yang masuk, bisa jadi itu adalah bos Anda yang menelepon menggunakan ponsel rekan kerja Anda! Menerima panggilan dengan berkata, “Hey, apaan?” bisa memberikan kesan negatif dan tidak serius.[1] 2 Berfokuslah pada percakapan. Jadilah benar-benar “ada” dalam percakapan. Hentikan apa pun yang sedang Anda lakukan dan luangkan sedikit waktu untuk bersiap. Pasanglah wajah yang ingin Anda proyeksikan sebelum mengangkat telepon. Anda akan membuat perbedaan jika tersenyum, mengerutkan dahi, atau merasa bosan karena si penelepon bisa mendengarnya di nada bicara Anda. Tahanlah untuk tidak mengeklik sesuatu di internet atau mengalihkan perhatian saat sedang menerima telepon. Jika Anda tidak mendengarkan, si penelepon bisa mengetahuinya. 3 Sebutkan diri Anda terlebih dahulu. Dalam situasi bisnis, tata cara menerima telepon dimulai dengan menyebutkan nama dan perusahaan tempat Anda bekerja “Selamat pagi, terima kasih sudah menghubungi PT. ABC. Dengan Tari. Ada yang bisa dibantu?" Jika panggilan yang masuk adalah dari dalam perusahaan, dan Anda mengetahuinya, Anda bisa menerimanya dengan menyebutkan departemen dan nama Anda “Halo, dengan bagian keuangan, Tari di sini. Ada yang bisa dibantu?” Sapaan ini akan menunjukkan bahwa si penelepon sudah tersambung dengan orang yang tepat, dan bahwa Anda sudah siap untuk membantunya. Jagalah nada bicara Anda agar tetap ramah supaya panggilan tersebut lebih terasa menyenangkan bagi kedua pihak. Dalam banyak situasi perkantoran, ada panduan untuk menerima telepon yang harus diikuti setiap pegawai. Selalu tunjukkan bahwa Anda tulus, entah seberapa konyolnya kalimat sapaan yang Anda ucapkan—para konsumer akan bisa membedakan apakah Anda terdengar bersemangat atau hanya membaca kalimat sapaan tersebut saja “Selamat datang di Rumah Tahu, rumah dari segala tahu!” akan terdengar konyol jika Anda tidak mengucapkannya dengan penuh keyakinan. 4 Terimalah dengan tingkat kesopanan yang tepat. Jadilah orang yang sabar, penuh hormat, dan menyenangkan. Lakukan yang terbaik untuk membantu si penelepon. Cobalah untuk tidak berbicara terlalu santai sampai Anda mengetahui siapa yang menelepon.[2] Jika si penelepon tidak memperkenalkan diri, katakan, “Boleh saya tahu dengan siapa saya berbicara?”. Sangat penting untuk mengetahui siapa yang menelepon untuk berjaga-jaga jika Anda harus mengontaknya kembali atau menyambungkannya ke telepon lain. Ungkapan ini juga membuat si penelepon mengetahui bahwa ia sedang diperlakukan dengan sopan, dan ia adalah orang yang penting. Membangun hubungan kerja yang baik dengan orang yang mengontak Anda lebih dari satu kali adalah hal yang penting. Cobalah untuk tidak terkesan kasar, meskipun Anda sedang kesal. Ingatlah bahwa dalam situasi kerja, perkataan dan tindakan Anda merefleksikan perusahaan tempat Anda bekerja. Jika Anda merusak nama perusahaan Anda, bisa jadi bisnis yang akan dijalin akan gagal—dan atasan Anda tidak akan menganggap remeh hal tersebut. 5 Bersiaplah untuk mencatat pesan. Jika seseorang menelepon untuk berbicara pada atasan atau rekan kerja Anda, tetapi hanya Anda yang ada untuk menerima panggilan tersebut, tanyakan dengan sopan siapa yang menelepon dan tanyakan urusannya. Dengarkan baik-baik dan catatlah informasi yang relevan sebanyak-banyaknya[3] Jika orang yang mereka ingin hubungi tidak bisa menerima teleponnya, katakan, “Mohon maaf, tetapi Pak Bambang sedang tidak di kantornya sekarang. Boleh saya catat pesannya?” Pastikan untuk mencatat nama, nomor telepon, dan alasan meneleponnya. Ukurlah seberapa mendesaknya panggilan tersebut—apakah si penelepon terdengar seperti ada urusan yang harus diselesaikan dalam dua jam ke depan, atau satu minggu? Jika panggilan tersebut adalah panggilan bisnis yang penting, Anda sebaiknya menangani urusan tersebut secepat dan seefisien mungkin—jadi, pastikan Anda menyampaikan pesan yang ditinggalkan secepatnya. 6 Berhati-hatilah terhadap panggilan yang mengincar informasi perusahaan. Jika Anda tidak mengenali si penelepon, dan ia menanyakan detail tentang Anda dan rekan kerja yang lain, berhati-hatilah untuk tidak memberikan terlalu banyak informasi internal perusahaan Anda. Meskipun si penelepon memberi tahu nama dan perusahaannya, Anda harus tetap berhati-hati kecuali jika ia adalah penelepon tepercaya. Jika Anda tidak yakin, tundalah telepon selama satu menit dan mintalah saran rekan kerja Anda “Apa kita punya urusan dengan Bapak Haris sebelumnya? Dia menanyakan banyak hal tentang proses kerja dan kapasitas perusahaan ini, dan aku mau pastikan bahwa dia orang tepercaya”. Dalam situasi bisnis, katakan “Mohon maaf, pak/bu. Kebijakan perusahaan kami melarang kami untuk memberikan informasi tersebut. Boleh saya tahu mengapa bapak/ibu membutuhkannya?” dan buatlah penilaian Anda mengenai orang tersebut dari sana. Iklan 1 Sesuaikan sapaan berdasarkan siapa yang menelepon. Jika Anda tahu siapa yang menelepon Anda, berdasarkan nama yang tertera di telepon dan pengalaman Anda, silakan sapa orang tersebut seperti ketika Anda bertemu secara langsung. Jika Anda tidak tahu siapa yang menelepon, terimalah panggilan dengan lebih formal dan tunggulah sampai si penelepon mengatakan maksud panggilannya. Untuk sapaan standar yang diterima secara internasional, katakan, “Halo?”. Angkatlah telepon dengan nada suara yang dinaikkan sedikit di ujung kalimat sapaan Anda, seperti nada untuk bertanya. “Halo?” Hal ini akan membuat si penelepon merespons sapaan Anda, dan dalam kebanyakan kasus, ia akan menjelaskan alasannya menelepon. Jika teman Anda yang menelepon, sapalah dengan santai “Hei, Jono! Apa kabar, sob?” Jika pembimbing, kenalan, atau calon atasan Anda yang menelepon, sapalah dengan lebih sopan, tetapi dengan sedikit kesan akrab “Selamat sore, Pak Sungkar. Apa kabar?” Jika Anda tidak tahu siapa yang menelepon, sapalah dengan sederhana seperti, “Halo?” 2 Setelah Anda berkata “Halo?”, tunggulah jawabannya. Saat Anda mengatakan “Halo?”, Anda meminta si penelepon untuk memperkenalkan diri. Lihatlah contoh di bawah ini kata-kata Anda ditebalkan, dan kata-kata si penelepon dimiringkan "Halo?" "Hai, Jono, ini Tono." "Oh, hai Tono! Kenapa, sob?" "Enggak, aku cuman mau nanya kamu ada acara enggak nanti malam? Aku mau nonton film "Star Wars", nih." "Mau dong nonton "Star Wars"! Gila aja kalau enggak!" 3 Kreasikan sapaan Anda. Saat Anda sudah lebih berpengalaman dalam menerima panggilan telepon, Anda bisa mulai mengembangkan pola sapaan dan frasa yang digunakan terus-menerus. Pertimbangkan untuk mengidentifikasi diri dengan sapaan seperti “Halo, ini Jono” atau “Jono di sini”. Pertimbangkan untuk berkreasi dengan variasi informal dari “Halo?” “Hei!”, “Haiyah!”, “Hoi, apa kabar?”, atau “Hei, kemana aja, nih?”. Sapaan informal ini cocok untuk menerima panggilan dari teman-teman dan kenalan non-profesional. 4 Setel pesan suara untuk digunakan ketika Anda tidak bisa menerima telepon. Siapa saja dari mulai teman, keluarga, sampai atasan mungkin akan mendengar pesan suara Anda sewaktu-waktu, jadi pastikan Anda merekamnya dengan sopan dan tanpa basa-basi. Jauhi lelucon atau rekaman suara jahil kecuali Anda yakin hanya teman-teman Anda saja yang akan menelepon. Katakan, “Ini pesan suara Jono. Maaf saya tidak bisa mengangkat telepon sekarang. Tolong tinggalkan pesan dan saya akan menelepon kembali secepatnya”. Pertimbangkan untuk mengatur rekaman suara sekeluarga jika Anda menggunakan telepon rumah. Katakan, “Halo ini dengan keluarga Jono. Maaf kami tidak bisa mengangkat telepon sekarang. Tolong tinggalkan pesan dan kami akan telepon balik secepatnya!”. Anda bisa bersenang-senang dengan rekaman keluarga ini—cobalah untuk membuat semua anggota keluarga Anda berbicara bersamaan di saat tertentu, atau buatlah satu per satu anggota keluarga Anda mengucapkan bagian dari pesannya. Pertimbangkan untuk meminta si penelepon menyebutkan detail mengenai dirinya, daripada hanya memintanya meninggalkan pesan “Tolong sebutkan nama, nomor telepon, dan maksud panggilan Anda, dan saya akan menelepon Anda kembali secepatnya”. Cara yang lebih spesifik ini lebih cocok untuk nomor telepon Anda yang biasanya menerima banyak panggilan bisnis. Iklan 1 Pikirkan siapa yang mungkin menelepon Anda. Jika Anda menunggu telepon dari siapa saja—kenalan baru, organisasi, atau calon atasan Anda—angkatlah telepon dengan memikirkannya. Ukurlah apakah panggilan tersebut bersifat sedikit lebih formal atau tidak begitu formal—tetapi pilihlah untuk bersikap formal, untuk berjaga-jaga. Jawablah dengan sopan dan semi-formal, dalam kasus ini. Sapaan sederhana seperti “Halo?” bisa digunakan. Anda tidak harus mengidentifikasi diri secara langsung—jika si penelepon mengenal Anda secara personal, atau memiliki nama Anda di daftarnya, ia mungkin akan bertanya “Halo, bisa bicara dengan Jono?” Jika panggilan tersebut tertera dengan tulisan “tak dikenal” atau “diblokir”, Anda tidak harus menjawab panggilan tersebut. Angkatlah telepon, jika mau, atau tunggulah untuk melihat apakah si penelepon meninggalkan pesan di kotak suara atau tidak. Anda bisa meneleponnya kembali jika ada urusan penting. 2Waspadalah terhadap panggilan usil. Jika Anda menerima telepon dan panggilan tersebut berubah menjadi konyol dan menyinggung perasaan, mungkin itu hanyalah panggilan usil. Beberapa penelepon usil biasanya vulgar dan maksudnya terlihat jelas, tetapi penelepon usil lainnya akan mencoba untuk mengelabui Anda agar mengira bahwa panggilan tersebut sangat penting. Tangani penelepon usil seperti halnya Anda menangani para penindas jika Anda diam dan mengikuti keusilannya, ia akan merasa menang. Mungkin akan bermanfaat jika Anda diam dan pura-pura masuk jebakan, jika Anda bisa menebak siapa yang menelepon. Beberapa perusahaan telepon di Amerika menawarkan layanan pelacakan panggilan jika Anda menekan *69 setelah menutup telepon, layanan pesan otomatis akan mengirimkan informasi publik mengenai nomor yang terakhir kali menelepon Anda.[4] 3 Waspadai telemarketer. Jika Anda menerima panggilan dari nomor tak dikenal dan orang yang menelepon Anda mulai menanyakan tentang diri Anda, ia mungkin berusaha mendapatkan uang Anda. Telemarketer menelepon lusinan orang setiap harinya, dan kebayakan dari mereka tidak tertarik dengan apa yang telemarketer itu jual. Jangan merasa bersalah dengan mengucapkan, “Makasih, tapi saya enggak tertarik. Selamat siang”, lalu tutuplah teleponnya. Jangan buang-buang waktu Anda dan waktunya. Jika Anda tidak ingin menerima panggilan dari perusahaan ini, mintalah si telemarketer untuk menaruh nomor Anda pada daftar “Jangan Ditelepon”-nya. Kebanyakan perusahaan akan memenuhi keinginan Anda, dan perusahaan itu tidak akan mengganggu Anda lagi. Jika Anda tertarik pada apa yang si telemarketer jual, silakan tanggapi telepon itu dan dengarkan nada bicaranya. Ingatlah bahwa semakin lama Anda menanggapinya, mereka akan semakin mencoba menjual produknya kepada Anda! Jika ia ingin berbicara dengan Anda atau anggota keluarga yang lain, mintalah ia untuk menyebutkan nama dan organisasinya sebelum mengatakan apa pun—jangan sampai Anda memberikan terlalu banyak informasi kepada telemarketer! Jika ia tertutup dan tidak mau memberi tahu identitasnya, ingatlah—Anda tidak perlu menanggapinya. Iklan ”Halo?” adalah sapaan nomor satu. Sapaan Anda akan selalu terdengar sopan dengan mengatakan, “Halo?”, baik si penelepon adalah teman, kekasih, ibu, atasan, petugas kepolisian daerah Anda, atau orang asing. ”Caller ID” bisa bermanfaat. Jika Anda bisa mengetahui siapa yang menelepon sebelum Anda mengangkatnya, Anda bisa lebih bersiap-siap untuk menerima telepon tersebut. "Apaan?” atau “Hah?” bukanlah cara yang baik untuk menerima telepon, meskipun Anda tidak menyukai si penelepon atau suasana hati Anda sedang buruk. Berperilakulah dengan baik saat Anda sedang menerima panggilan telepon. Iklan Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda? KBI- Contoh Dialog Menerima Telepon Dalam Membuat Perjanjian Dalam Bahasa Inggris - Satu lagi tambahan koleksi percakapan dalam bahasa Inggris yang dapat sahabat KBI pelajari. Pada koleksi conversation kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat janji/appointment dalam bahasa Inggris tanpa bertemu langsung melainkan hanya dengan menggunakan telepon saja.

Room service Room service merupakan pelayanan makanan dan minuman di dalam kamar hotel atau tempat akomodasi lain seperti motel atau service dalam beberapa kepentingan dapat disebut “in-room dining” Pelayanan Room Service Room Service adalah pelayanan makanan yang diantar langsung kekamar pelayanan Room Service yaitu Angkat telepon yang masuk secara cepat tidak melebihi 3 kali berdering dan jawablah dengan sopan. Good…morning, afternoon, evening Room Service….. …Speaking May I help you? Catat nomor kamar dari mana panggilan itu datang Setelah mencatat pesanan, order taker harus mengulangi pesanan tersebut dengan cara membacakan nomor kamar, jumlah, jenis makanan yang diinginkan tamu, dan memberikan perkiraan waktu pengantaran. Akhiri pembicaraan dan menanyakan hal lain yang bisa dibantu dan mengucapkam salam Biarkan tamu menutu telepon terlebih dahulu Pindahkan semua pesanan ke captain order dan terdpat 3 copy’an, copy 1asli kechasier untuk dibuatkan bill / bon , copy 2 ke kitchen, copy 3 untuk bar. Selama menunggu makanan yang sedang disiapkan oleh dapur, pramusaji akan menyiapkan tray / trolley beserta peralatan makan dan condiment makanan pendamping contohnya sambal, krupuk dll sesuai dengan pesana siapakan juga bill atau bonnya untuk ditagihkan pada tamu. Setelah semuanya siap, pramusaji kemudian mengirimkan pesanan kekamar tamu. Sebelum memasuki kamar tamu, pramusaji harus mengetuk pintu sebanyak 3 kali dan menyebutkan “Room Service “. Setelah masuk kekamar dan meletakkan makanan ditempat yang diinginkan oleh tamu, lalu serahkan bill kepada tamu dan tawarkan pembyaran kepada tamu secara cash atanu ditandatangani untuk di-charge dikamar. Pada waktu akan meninggalkan kamar,jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih dan selamat menikmati hidangan, kemudian menutup kembali pintu kamar tamu. Teknik menelepon Hampir semua permintaan room service diberikan melalui telepon. Karena itu, telepon merupakan titik kontak pertama bagi staf room service. Teknik menelepon yang baik berperan sangat vital dalam menciptakan segala sesuatu yang sangat penting untuk kesan pertama yang yang menjawab telepon harus memiliki pengetahuan yang baik mengenai menu dan profesional dalam sopan-santun menelepon. Sopan santun menelepon Cara yang baik dalam menelepon meliputi jawab dengan cepat dan tepat konsentrasi pada pembicaraan berbicara dengan menyenangkan berbicara dengan jelas berbicara langsung kepada tujuan berbicara tidak tergesa-gesa bersikap menolong menyapa setiap tamu dengan namanya meminta maaf untuk kesalahan dan keterlambatan mengucapkan terima kasih sebelum mengucapkan selamat tinggal. Cara mencari nama tamu Sistem komputer Daftar cetakan kamar Meminta keterangan dari front office Bertanya langsung. Tujuan pengulangan pesanan adalah melakukan konfirmasi order tamu mencegah kesalahan menyarankan tambahan atas barang-barang yang telah dipesan. Manfaat penjualan yang disarankan untuk tamu organisasi karyawan. Urutan dan prosedur mengumpulkan barang – barang makanan dan minumanNampan dan trolley harus diperiksa demi kebersihan, tata letak dan pengambilan peralatan yang tepat, sebelum mengumpulkan barang-barang makanan dan yang dingin sebelum yang panas dan pastikan bahwa barang pelengkap telah dikumpulkan secara tepat dengan setiap barang makanan dan minuman harus diperiksa dengan memperhatikan secara terperinci, seperti suhu makanan dan minuman ukuran porsi penampilan sesuai standar resep perincian wine, termasuk tahun pembuatan. Suhu makanan dan minuman harus dipertahankan sama sejak waktu dikumpulkan sampai dengan waktu disajikan kepada piring yang dapat mempertahankan panas makanan dan box panas sebaiknya digunakan untuk menjaga makanan pada suhu rekening/bon dan pastikan sesuai dengan order yang semua barang telah diperiksa peralatan pelayanan, makanan dan minuman sesuai order dan rekening semua harus segera dibawa ke kamar kamar tamuMenghormati privasi tamu merupakan pertimbangan utama pada saat memasuki kamar diperlukan prosedur khusus untuk ini, tetapi hal-hal berikut merupakan yang sering dilakukan Mendekati kamar dengan tenang Ketuk kamar dengan sopan dan ucapkan “Room Service” secara jelas dan penuh kepercayaan. Ingat bahwa suara anda harus menembus pintu yang tertutup Dengarkan jawaban tamu dan lakukan reaksi yang sesuai; menunggu di luar atau masuk ke dalam kamar. Bila tidak ada jawaban, ketuk dan ucapkan kembali “room service”. Jangan masuk sebelum tamu membukakan pintu atau anda diminta masuk. Bila anda telah masuk, sapa tamu dengan menyebut namanya, misalnya “Good morning Mr. Jones, Here is your breakfast” atau kata-kata lain yang diperlukan Prosedur penyajian rekening room service Biaya akan dibayar oleh tamu dengan cara Tanda tangan di dalam tagihan. Pembayaran tunai transaksi akan dilakukan setelah pelayan menyajikan makanan di kamar tamu agihan akan di simpan dalam bill holder untuk pembayaran tunai. Membersihkan trolley dan nampan room service Nampan dan trolley biasanya ditempatkan di luar kamar oleh tamu. Merupakan suatu hal yang sangat penting bahwa nampan dan trolley tersebut harus bersih dan tidak kotor, serta memberikan kesan berantakan pada lantai atau lorong, yang dapat memberikan kesan kurang order room service biasanya akan menjadi orang yang bertanggung jawab untuk pengawasan prosedur pelayanan setiap lantai dan mengarahkan staf untuk membersihkan kamar dan prosedur, pengambil order room service mencatat informasi berikut pada kertas acara atau daftar periksa, untuk memastikan adanya pengawasan yang efektif dan efisien tanggal nomor kamar apakah nampan dan trolley telah diambil waktu pengambilan order waktu pengiriman petugas yang mengirimkan waktu membersihkan Lantai harus dibersihkan dengan cepat dan tenang, serta selama mengerjakan hal tersebut staf harus memperhatikan bahwa peralatan disimpan pada tempat yang tepat dan dipindahkan secara dan trolley harus dibersihkan dan dibuat aman serta higienis sesuai dengan standar yang berlaku. Hal ini termasuk prosedur untuk penumpukan peralatan linen kotor menyimpan barang-barang yang dapat digunakan.

Carapraktis untuk mendapatkan berita, informasi tanpa perlu sibuk mematikan dahulu perangkat lainnya terlebih dahulu baru menerima telepon. Posted by Jafatelindo Prima. Posting Tel. 021 54 390 397 Fax. 021 543 96243 e-mail:jafatel@ blog info pabx ke JAFATELINDO. Selamat datang di blog yang membahas telepon untuk kantor Etika menerima telepon di hotel harus dipahami, apalagi bagi kamu yang bekerja sebagai staff depan atau front office, khususunya sebagai operator telepone. Operator adalah salah satu seksi yang ada pada Front Office Departemen yang mempunyai kedudukan yang sama dengan petugas informasi, penerima tamu, pemesanan kamar, pelayanan barang dan kasir kantor depan. Sarana telepon merupakan kunci utama sebagai penunjang bisnis terutama di dunia perhotelan. Oleh karena itu, penanganan sistem dan layanan komunikasi di hotel dilakukan oleh seksi khusus yang dikenal dengan operator telepon. Seorang telepone operator harus mampu menjunjung tinggi citra perusahaan dan memberikan konstribusi dalam meningkatkan citra hotel di mata tamu. The guest impression dapat dimulai dari percakapan lewat telepon. Terlebih saat ini hanya melalui telepon, operator hotel juga menjalankan tugas reservasi, upselling, dan sekaligus pemandu untuk berbagai informasi tertentu yang diarahkan untuk terjadinya suatu transaksi. Jadi tidak hanya pasif menerima telepon dan menyambungkan saja. Kualifikasi Telpone Operator Perkembangan tugas telepon operator sangatlah penting guna menjaga efisiensi perusahaan sehingga pengeluaran dapat diperkecil. Melihat hal tersebut maka kualifikasi telepon operator juga harus ditingkatkan agar mampu melaksanakan tugas dengan baik. Keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang telepon operator adalah Terampil dalam mengoperasikan alat. Terampil dalam berbicara/berkomunikasi. Terampil dalam berbagai bahasa Indonesia dan Inggris. Terampil dalam memberikan informasi yang dibutuhkan. Selain hal di atas, ada beberapa hal yang juga harus diperhatikan oleh seorang telepon operator, diantaranya adalah International spelling board harus diseragamkan menurut aturan yang berlaku. Harus mempunyai daftar telepon penting, seperti Bank, Restaurant, Travel Agent, Rumah Sakit , Taxi, Airport, Hotel, Tempat wisata, dll. Terdapat juga Air – Flight Schedule Book Internasional dan Domestik, jadwal keberangkatan kereta api, bus dll. Tugas umum Telepon Operator Layanan Operator Telepon setiap department di hotel memiliki tugas masing-masing, selain bertugas memberikan layanan kepada tamu sesuai dengan aturan masing-masing department. Tugas umum telepone operator adalah Menangani dan menjawab sambungan telepon masuk. Menangani panggilan telepon keluar. Memberikan layanan pengiriman dan penerimaan faksimili. Memberikan layanan akses internet. Memberikan layanan bangun pagi. Memberikan layanan informasi. Memberikan layanan komunikasi di dalam hotel/House Call. Menangani panggilan telepon darurat dan ancaman telepon/emergency call. Menangani panggilan pesanan di hotel dan pengaturan parkir kendaraan melalui pengeras suara. Teknik Komunikasi Melalui Telepon di Hotel Cara Menerima Telpone Saat pertama mengangkat telepon ucapkanlah salam. “Good morning, noon/evening. Room Service speaking, may I help you, Sir/Mam?” Jawab Dengan Segera Usahakan untuk mengangkat gagang telepon sebelum dering kedua, dan jangan biarkan telepon berdering lebih dari tiga kali. Konsentrasi Pada Percakapan Pusatkan perhatian pada pembicaraan tamu agar tidak tenjadi kesalahan. Tamu tidak mau tahu apakah kita sedang sibuk atau tidak, karena teleponnya sangat penting. Cara yang terbaik adalah pusatkan perhatian pada pembicara/tamu, janganlah menjawab sambil berbicara dengan teman pada waktu melaksanakan tugas. Berbicara Dengan Jelas Berbicara secara jelas, dalam mulut seperti menggigit sebuah pensiI, dan lain-lain. Jangan Terburu-buru Bila menjawab telpon dari tamu, jangan terburu-buru sehingga terdengar oleh tamu seperti orang sedang bergumam. Tamu juga akan merasa diburu-buru dan hal ini akan menyinggung perasaan. Berbicara Dengan Nada yang Menyenangkan Salah satu etika menerima telpon di hotel harus menggunakan nada yang menyenangkan, jangan sampai ada nada kesal atau berteriak. Hal ini akan membuat tamu merasa tidak nyaman. Panggil tamu dengan Nama Usahakan saat memanggil tamu dengan menyebut namanya, bila kita sudah mengetahuinya. Hal ini sangat penting sebagai penghargaan kepada tamu yang akan atau sedang menginap di hotel. Siap Membantu Kebutuhan Tamu Sebagai telpone operator kita harus selalu siap membantu memberikan informasi bila ada tamu yang menginginkan penjelasan yang belum diketahuinya. Meminta Maaf Saat Terjadi Kesalahan dan Bila Ada Penundaan Segera melakukan panggilan pada tamu yang memesan bila terjadi kesalahan atau keterlambatan dalam pengiriman makanan atau minuman yang dipesan. Ucapkan Terimakasih Diujung Percakapan Setelah tamu selesai melakukan telpone, etika menerima telpone di hotel yang harus wajib dilakukan adalah segera menucapkan terima kasih dengan rasa senang hati dan siap membantu bila ada keperluan lain yang dibutuhkan. Letakkanlah gagang telepon setelah tamu meletakkan gagang teleponnya lebih dahulu. Ini adalah beberapa catatan etika menerima telpone di hotel yang wajib dilaksanakan dengan semaksimal mungkin, jika memungkinkan lakukanlah dengan sesempourna mungkin. Hal ini akan menambah citra baik di mata calon pengunjung atau tamu yang sudah memesan kamar di hotel. Penting Orang dengan saluran pribadi, atau yang diberi peran sebagai bos, delegasi, pemimpin tim, anggota tim, atau anggota grup respons tidak bisa menggunakan fitur ini.Mengubah konfigurasi Anda untuk menggunakan Skype for Business dengan telepon meja Anda akan menonaktifkan pengaturan panggilan/pengalihan panggilan yang Anda perlukan untuk melakukan pekerjaan lain tersebut. Standar Operasional Prosedur Hotel adalah patokan atau acuan yang menjadi standar dalam menjalankan tugas sebagai seorang pegawai di sebuah departemen perhotelan itu sendiri, dan kebanyakan dari pihak perhotelan memberikan standar yang tidak begitu jauh antara hotel yang satu dengan hotel yang dan masih sangat bergantung terhadap tingkat atau level dari hotel yang menjadi Operasional Prosedur Hotel dibuat dalam rangka memberikan batas-batas dari sebuah departemen dalam melakukan tugasnya sesuai dengan standar, sehingga para karyawan hotel memiliki acuan yang menjadi titik berat dari sebuah pekerjaan, dan bila suatu ketika sebuah pekerjaan melenceng jauh dari standar yang ada, maka kinerja karyawan tersebut bisa dinilai dan ditelaah untuk dikoreksi dan ditanggulangi sehingga tidak berujung menjadi pemutusan hubungan kerja yang disebabkan oleh kinerja yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Standart Operasional Prosedur Hotel Menurut Ahli dan Kamus Menurut Tjipto Atmoko, Standar Operasional Prosedur merupakan suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instansi pemerintah berdasarkan indikator-indikator teknis, administrasi dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan Standart General Service Rules menurut Kamus istilah pariwisata dan Perhotelan 2003 Standart adalah seperangkat tindakan atau tata cara yang baku dan diperlakukan diseluruh jajaran hotel dalam kurun waktu yang lama 2003381 General artinya umum 2003179, Service artinya pelayanan 2003362 dan Rules yang berarti tata tertib/aturan 2003348, ini sangat penting untuk dapat memenuhi standarisasi aturan pelayanan secara umum agar restaurant dapat dikatakan telah memberikan pelayanan kepada tamu sesuai dengan prosedur yang ada. standar ini mencakup seluruh departemen perhotelan tanpa terkecuali yang menuntun para staf departemen untuk bekerja keras dan disiplin dalam mencapai tujuan yang telah tertera dalam standar operasional tersebut, adapun standar operasional tersebut mencakup berbagai macam departemen seperti Standar Operasional Prosedur Bar dan Restoran Standar Operasional Prosedur Dapur Standar Operasional Prosedur Front Office Standar Operasional Prosedur Bagian Reservasi Standar Operasional Prosedur House Keeping Standar Operasional Prosedur Akunting Standar Operasional Prosedur Enginering Standar Operasional Prosedur Sale Marketing Dan juga standar standar yang lain yang masih berada dalam ruang lingkup manajemen perhotelan itu sendiri tanpa terkecuali. Manfaat adanya Standar Operasional Prosedur sebagai berikut Sebagai patokan atau acuan dalam melaksanakan pekerjaan bagi semua staf perhotelan sehingga mereka dapat mengerjakan pekerjaan sesuai dengan yang diharapkan Sebagai tolak ukur nilai atau eksistensi suatu pekerjaan atau pun sebagai pembatas sebuah pekerjaan sehingga tidak melenceng dari standar. Memberikan pemahaman tertulis baik itu bagi karyawan baru atau pun lama yang juga menjadi bahan pembelajaran untuk menunjang pekerjaan. Untuk karyawan baru, standar tersebut sebagai bagian dari media tertulis yang lebih memudahkan para senior dalam membimbing karyawan tersebut sehingga memberikan pemahaman yang langsung dapat dipahami baik itu secara tertulis atau pun lisan. Dalam sebuah kasus standar tersebut sering dijadikan bahan perbandingan dengan hotel lain sebagai acuan tambahan dalam menerapkan disiplin kerja. STANDAR PROSEDUR OPERATIONAL RESTAURANT & BAR Membersihkan restoran dan counter bar. Keluarkan minuman dari pantry dan atur di rak berdasarkan daftar. Menyiapkan laporan jumlah awal minuman. Memesan barang dan minuman yang diperlukan dengan mengisi formulir pemesanan yang selanjutnya akan disiapkan oleh petugas gudang Cek daftar tamu yang menginap sehingga mempermudah dalam mengetahui tamu kamar yang terisi, dan tamu yang akan check-in dan check-out. 2. SARAPAN sampai Persiapan SARAPAN ALA-CARTE jika kurang dari 10 kamar terisi Menyiapkan perlengkapan sarapan berupa Coffe or tea cup, tea spoon, dessert knife, dessert fork, dessert spoon, salt and pepper, place mat, tissue, butter, jam and flower vas Menyiapkan kopi atau teh di atas mesin pemanas. Siapkan menu Ala Carte untuk sarapan. 3. MENYAMBUT TAMU Ucapkan salam. Mempersilakan tamu duduk, dan menarik kursi untuk wanita terlebih dahulu. Berikan menu sarapan, wanita terlebih dahulu. Menawarkan Teh atau Kopi dan dituangkan ke cangkir Menulis pesanan tamu dan dibaca ulang pesanannya Tulis pesanan tamu di nota pesanan yg merah untuk restoran dan yg putih untuk dapur. Menyuguhkan makanan kepada tamu sesuai urutan yang berlaku. Memastikan bahwa semua pesanan tamu telah disuguhkan. Menanyakan apakah ada tambahan pesanan. Clear up piring, mangkok, gelas, dll yang kosong, sambil menanyakan tentang sarapannya. Membersihkan sisa-sisa makanan yang jatuh di meja tamu Mengganti perlengkapan sarapan jika tamu masih membutuhkan. Jika telah selesai, ucapkan terima kasih PROSEDUR OPERATIONAL FRONT OFFICE Standar operasional ini saya berikan sesuai dengan standar yang dilakukan di suatu perusahaan hospitality yang memiliki berbagai macam departemen departemen perhotelan yang berbeda-beda dengaan SOP yang berbeda pula, namun terkadang kita banyak menemukan standar operasional prosedur yang tidak jauh berbeda antara hotel yang satu dengan yang lainnya. Adapun tugas dan tanggung jawab yang diemban dalam menjalankan departemen front office yang mana dapat kita lihat sebagai berikut 1. Reservasi melalui E-Mail/Website, hal ini seharusnya menjadi tugas dari bagian reservasi akan tetapi juga menjadi tugas dari front office ketika reservasi tersebut sudah dikonfirmasi dan telah dimasukkan ke system sebagai acuan untuk menverifikasi tamu yang datang, apakah sudah melakukan reservasi sebelumnya atau belum, uraian reservasi seperti dibawah ini Menerima reservasi dari kantor. Memasukkan data reservasi tamu ke sistem, sesuai dengan tipe kamar dan lama tamu menginap. Menuliskan semua data-data yang menyangkut tentang spesial request, honeymoon package, birthday celebration, transfer request atau pick up dan lain-lain. Memasukkan data reservasi tamu ke file Front Office sesuai dengan tanggal, bulan dan tahun. 2. Reservasi melalui telepon, hal ini sering kita temukan juga bahwa nomor telepon hotel dipegang langsung oleh bagian front office dan kemudian akan dilanjutkan dengan internal call ke departemen yang diinginkan tamu, akan tetapi terkadang seorang staff front office memiliki kewenangan untuk menerima bookingan melalui telepon tetapi ini berlaku di beberapa hotel yang memiliki kapasitas medium atau menengah seperti boutique hotel atau hotel bintang tiga, uraian reservasi telepon seperti di bawah ini Greeting ke tamu, sesuai dengan waktu saat menerima telepon. Menanyakan nama tamu secara lengkap. Menanyakan tipe kamar dan berapa hari tamu akan menginap. Memberikan harga kamar kepada tamu apabila harga telah disepakati maka proses reservasi dilanjutkan. Meminta nomor telepon tamu dan nomor kredit card sebagai garansi. Menjelaskan ke tamu tentang prosedur reservasi dan prosedur pembatalan reservasi secara lengkap dan benar. Menutup pembicaraan telepon dengan greeting, ucapan terima kasih dan tak lupa menyebutkan nama tamu tersebut. Menuliskan detail di formulir reservasi, input ke system, dan file sesuai tanggal dan bulannya. 3. Persiapan sebelum tamu check in, ini adalah hal yang sangat penting bagi departemen ini, sebab mereka bertindak sebagai guest relation dan juga sebagai penyambut kedatangan tamu mulai dari mengecek kesiapan kamar beserta fasilitas dan komplimen, dan juga menyiapkan porter dan sambutan hangat departemen ini memberi dampak positif bagai tamu, karena akan menjadi kesan pertama tamu untuk tinggal dan berinteraksi dengan staf beserta karyawan dan uraian sebagai berikut Bersihkan dan rapikan area sekitar Front Office dan area Lobby. Buat special request Honeymoon cake, fruit basket dan Special decoration kalau ada dan kirim ke departemen yang bersangkutan. Siapkan semua data-data dan kelengkapan reservasi dan registrasi yang dibutuhkan Print guest in house list, arrival dan departure untuk departemen Housekeeping dan F&B. Mempersiapkan cold towel. Mempersiapkan welcome letter dan meminta tanda tangan General Manajer sebagai sambutan manajemen hotel pertam Mempersiapkan welcome drink. Check kelengkapan fasilitas kamar dan meletakkan welcome letter yang sudah ditandatangani oleh GM di meja tulis dalam kamar yang sesuai. Siapkan kunci kamar tamu yang akan check-in. 3. Tamu check in, bagaimana kita akan memperlihatkan keramah tamahan hotel kita dalam melayani tamu yang menjadi pokok utama yang harus disiapkan, dan pemilihan kata tersantun yang kita punya dalam memberikan penjelasan yang akurat dan benar tanpa mengada-ada dan juga menjadi sebuah referensi bagi hotel tersebut. adapun tata caranya seperti dibawah ini Sambut tamu di depan hotel dan ucapkan selamat datang. Membawakan tas/koper tamu ke lobby. Mempersilahkan tamu untuk duduk. Menyuguhkan ke tamu welcome drink dan cold towel. Jelaskan dan informasikan kepada tamu tentang service dan fasilitas hotel. Jelaskan dan informasikan kepada tamu waktu breakfast dan afternoon tea. Siapkan peta Gili Trawangan dan jelaskan kepada tamu secara terperinci Jelaskan dan informasikan kepada tamu tentang aktifitas dan fasilitas di Gili Trawangan dan Lombok. 4. Registrasi adalah hal yang sangat penting dalam memadukan antara booking yang sudah ada dengan booking berdasarkan sumber baik itu online ataupun offline booking, registrasi ini dibutuhkan sebagai tanda bahwa tamu pernah menginap di hotel tersebut, dan mungkin akan ada ditemukan secarik kata yang merupakan term dan kondisi atau juga aturan dalam rangka tamu menginap, hal ini diberikan untuk memberikan protek jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam ruang lingkup perhotelan. langkah-langkahnya sebagai berikut Menyerahkan formulir registrasi untuk dilengkapi oleh tamu. Meminta passport tamu untuk di foto copy. Mempersilahkan kepada tamu untuk mengisi formulir registrasi dengan lengkap. Tamu dan Resepsionis harus menanda-tangani formulir registrasi yang telah lengkap diisi. Menyimpan registrasi tamu di file Front Office sesuai dengan nomor kamar. Mempersilahkan dan mengantar tamu ke kamar. Membawa tas dan koper tamu ke kamar PROSEDUR OPERASIONAL BAGIAN RESERVASI 1. ONLINE RESERVATION Perusahaan reservasi online yang bekerja sama dengan Villa Grasia saat ini adalah AGODA, Memeriksa reservasi yang masuk dari perusahaan ini melalui e-mail. E-mail yang masuk bisa berupa konfirmasi, perubahan reservasi yang sudah ada, serta pembatalan. Mencetak e-mail tersebut dan menyerahkan kepada Front Office untuk ditindak lanjuti dalam system. Mengontrol jumlah kamar yang dijual di masing-masing system perusahaan online dengan tujuan untuk memaksimalkan penjualan kamar. Menutup penjualan di system perusahaan online apabila seluruh kamar hotel sudah terjual fully booked Membuka kembali penjualan kamar jika ada perubahan atau pembatalan. Jika e-mail yang masuk berupa tagihan komisi, maka e-mail tersebut diteruskan ke Accounting untuk tindak lanjut. 2. RESERVASI INDIVIDUAL Memeriksa e-mail permintaan kamar yang dikirim oleh tamu secara individual. Menjawab e-mail tersebut dan memberikan penawaran sesuai dengan permintaan. Melakukan tindak lanjut sampai mendapatkan konfirmasi final dari tamu. Mengirim formulir garansi kartu kredit untuk dilengkapi oleh tamu dan dikirim kembali ke hotel. Melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa kartu kredit tersebut masih valid. Melengkapi formulir reservasi dan melampirkan semua korespondesi kemudian diserahkan ke Front Office untuk proses selanjutnya. 3. RESERVASI DARI TRAVEL AGENT Memeriksa reservasi yang masuk melalui fax dan e-mail. Memeriksa apakah Travel Agent tersebut memiliki kontrak rate dengan Villa Grasia. Memeriksa apakah tipe kamar masih tersedia selama periode yang diminta dalam reservasi tersebut. Jika tersedia, maka segera membalas permintaan serta memberikan konfirmasi. Melengkapi formulir dan berkasnya diserahkan ke Front Office untuk proses selanjutnya. Jika Travel Agent tersebut tidak mempunyai kontrak rate dengan Villa Grasia, maka ditawarkan Publish Rate dengan komisi 10%, serta meminta pembayaran diselesaikan paling lambat 1 minggu low season dan 1 bulan high season sebelum tamu tiba. Reservasi dinyatakan batal apabila pembayaran tidak diterima pada waktunya. Jika hal ini disetujui oleh agent tersebut, maka dilakukan proses reservasi seperti diatas. Semua reservasi yang telah kita terima membutuhkan cross cek ulang untuk menghindari adanya kesalahan atau kekhilafan yang terjadi saat kita memasukkan dalam system sehingga kita membutuhkan pengecekan ulang demi mendapatkan hasil yang lebih akurat dan terpercaya dan bisa dipertanggung jawabkan dalam menjalankan reservasi tersebut. Istilah-istilah yang kita temui dalam bagian reservasi sebagai berikut OTA online travel agent adalah travel agent yang melakukan reservasi kamar secara online tanpa membutuhkan email coresponden dan kita menerima reservasi yang sudah dikonfirmasi oleh OTA itu sendiri tanpa membutuhkan konfirmasi dari kita sebagai pihak hotel. Pihak hotel memiki member area di website induk dari travel agent tersebut guna memberikan penawaran yang up to date sehingga memudahkan pihak agent untuk bekerja tanpa harus melakukan kontak langsung dengan pihak hotel itu sendiri. Offline Travel Agent adalah agent yang menawarkan hotel dengan mengirimkan email terlebih dahulu untuk mengecek ketersediaan kamar dan harga kamar tersebut biasanya sudah memiliki kontrak rate dari hotel berdasarkan track record sebelumnya Allotment adalah penjatahan atau alokasi kamar, yang hal ini diberikan bagi travel agent online atau offline yang produktif guna untuk menghindari dari booking yang tertunda karena menunggu konfirmasi dari pihak hotel sehingga agent bisa menjual kamar sesuai dengan permintaan tamu dan langsung di konfirmasi atas dasar allotment. Contract rate adalah kontrak harga kamar yang diberikan kepada travel agent baik online atau offline sesuai dengan term dan kondisi High Season dan Low Season Standar Opersional Prosedur House Keeping Standar Opersional Prosedur House Keeping diperuntukkan untuk mempermudah para hotelier untuk bekerja sesuai standar sehingga mempermudah pekerjaan dan dibutuhkan koordinasi antara masing-masing staff untuk bekerja sesuai dengan prosedur yang ada tanpa melakukan tumpang tindih dalam pekerjaan. Hal-hal yang perlu dipersiapkan bagi house keeping departement dalam memulai shift pekerjaan terurut dan terkoordinasi dengan baik sebagi berikut 1. Persiapan Awal Shift Mengambil Guest List Arrival, Gust in House & Departure di Reception yang berfungsi untuk mengetahui kamar mana yang seharusnya dibersihkan hari dan kamar mana yang harus di cek kelengkapan dan pemakaian minibar sehingga memudahan koordinasi antara house keeping dan reception bekerja, Untuk tamu arrival tamu check-in memudahkan kita untuk menyediakan kamar bagi tamu yang akan datang sehingga memudahkan dalam mengontrol pekerjaan dalam satu departement. Untuk tamu Departure check-out memudahkan bagi kita untuk mengecek konsumsi minibar yang harus dibayarkan tamu beserta tagihan kamar yang ada. Guest in House untuk memudahkan bagi suatu departemen untuk bekerja membersihkan kamar dan melengkapi semua kebutuhan tamu yang masih menginap demi memperlancar operasional Menyiapkan Peralatan Ember, Chemical,Toilet brush,Botol sampo,shower gel,body lotion,Squize,Sapu,lap/dusting, Mop/pell tantai Menyiapkan trolley Menyiapkan barang-barang keperluan kamar Towel lengkap Tissue Soap Aqua Shower cap Tea,creamer,sugar,coffee Plastic sampah putih;dll Memesan barang –barang keperluan kamar yang belum lengkap dengan mengisi formulir pemesanan. 2. Mempersiapkan kamar untuk tamu check in Bed Room Making bed Pastikan bed,sheet,duve cover,bed protector,pillow benar-benar bersih sesuai dengan standar kebersihan. Cek AC,TV,Safety box,lampu,wardrobe,water heater dan membuat trouble report jika ada yang perlu diperbaiki oleh Engineering. Cek Room Directory dan melaporkan ke kantor jika ada halaman yang robek atau kotor untuk diganti yang baru. Bersihkan keranjang sampah Bath Room Membersihkan kaca/cermin Membersihkan wastafle/wash basin Membersihkan toilet, cek penyemprot air asin di toilet Membersihkan kaca shower Membersihkan shower dan dinding kamar mandi Melengkapi bath towel, hand towel,face towel,bath mat,aqua small,tissue roll,tissue box,shower cap,sabun, bottle amenities shampo,shower gell,body lotion plastik laundry,laundry list Cek Exhaust di bathroom berfungsi dengan baik. bersihkan keranjang sampah di bath room Furniture Lap furniture dengan furniture polish Bersihkan sarang laba-laba Bersihkan kaca-kaca Minibar Lengkapi isi dalam minibar Standard Minibar 2 Sprite, 2 Coca Cola, 2 Diet Coke, 2 Tonic, 2 You-C1000, 2 Pocari Sweat, 2 Bir Bintang kecil, 1 Bir Bintang besar, 1 Aqua 1500ml, 1 Toblerone, 2 Kacang Mr. P. Siapkan minibar list Terrace Lap meja,kursi depan kamar Bersihkan astray Garden belakang Bersihkan taman di garden belakang Lap kaca-kaca garden belakang Cek water heater Lantai Menyapu lantai bath room,bed room,terace dengan dry mop Jika banyak pasir gunakan vacum cleaner Pell bath room,bed room,terrace Hiasi bed room,bath room dengan bunga flower Arangement Rapikan korden Gunakan pengharum ruangan bayfresh Cek kembali untuk memastikan kamar benar-benar siap untuk tamu check in Rapikan korden sesuai standar Tutup dan Kunci kembali pintu kamar Informasikan ke FO bahwa kamar sudah siap untuk tamu check in 3. Tamu Check In Greeting/salam Membawa barang tamu ke kamar 4. Membersihkan kamar tamu yang masih menginap Occupied Room Greeting Mengetuk pintu kamar dan greeting sebanyak tiga kali sebelum membuka pintu Membersihkan bed room Merapikan tempat tidur tamu dan barang-barang tamu Ganti sheet,duve cover, pillow cases yang kotor Bath room Buang sampah yang ada di bath room Bersihkan kaca/cermin di bath room Bersihkan washtafle di bath room Bersihkan toilet Bersihkan kaca shower,di kran sower Mengganti towel-towel kotor dengan towel yang bersih Melengkapi aqua small,shower gell,shampo,body lotion Furniture Lap furniture di bed room,di terace Pastikan lampu bath room,bed room,dalam kondisi bagus Cek AC,Water hitter Sapu lantai bath room,di bed room,dan terrace depan Minibar Cek Minibar Catat apabila ada yang diambil oleh tamu Minta tanda tangan tamu di kamar tersebut Lengkapi kembali minibar Serahkan bill tersebut ke FO untuk diproses ke folio tamu Pell lantai bath room,bed room dan terrace,berikan pengharum ruangan cek kembali perlengkapan dan kebersihan kamar tamu sebelum meninggalkan kamar Pastikan pintu benar-benar terkunci sebelum meninggalkan kamar 5. Membersihkan kamar tamu check out Cek minibar Meminta tanda tangan tamu apabila ada item Minibar yang diambil dan diserhakan ke FO. Membantu tamu membawa barang-barang ke depan lobby Periksa kembali kamar tamu check out Pastikan barang-barang tamu tidak tertinggal di kamar Apabila ada barang yang tertinggal setelah tamu pergi, segera laporkan ke FO atau GM untuk dicatat sebagai Lost & found’ Room Mengganti Sheet, duve cover, pillow Case dengan yang baru /bersih Making bed Melengkapi Minibar Membersihkan furniture di kamar dan terrace Membersihkan kaca-kaca Membersihkan garden belakang Membersihkan dan melengkapi barang-barang di bath room Membersihkan lantai bathroom,bed room, dan terrace Pastikan AC, Water Heater,Lampu dalam posisi off Rapikan posisi korden Tutup pintu dan pastikan pintu kamar terkunci dengan baik 6. Menyiapkan barang-barang kotor untuk laundry Laundry kotor Menghitung Pisahkan towel kotor dengan sheet,duve,cover,pillocases yang kotor Catat jumlah masing-masing laundry kotor soiled berdasarkan nama dan jenisnya Catat di buku nota pengiriman Bungkus dengan plastic laundry yang telah di sediakan Kirim laundry kotor beserta nota yang di buat ramgkap dua 7. Menghitung laundry bersih Menghitung kembali laundry yang datang/yang telah di bersihkan Susun rapi di atas rak berdasarkan jenisnya 8. Public Area Public toilet Bersihkan public toilet Ganti tissue roll yang habis Ganti bath mat yang kotor sampah-sampah yang ada di keranjang sampah yg telah di sediakan Restaurant atas dan bawah Bersihkan kaca-kaca Bersihkan sarang laba-laba Bersihkan furniture Bersihkan toilet restaurant atas Bersihkan lantai Pell lantai Lobby Bersihkan lantai lobby Lap furniture Bersihkan meja kaca Bersihkan asbak Bersihkan sarang laba-laba Office Bersihkan office Lap meja,kursi, rak Bersihkan tempat sampah Bersihkan lantai,sapu,dan pell Fitness Bersihkan ruang fitness Lap alat-alat fitnes Squize kaca-kaca yang kotor Bersihkan lantai Pell lantai fitness Spa Pastikan perlengkapan spa sudah ada Bersihkan sarang laba-laba Cek AC Cek lampu Bersihkan shower, jacuzzi Sapu dan pell Beri pengharum ruangan Standart Operation Procedure SOP Engineering Hotel PRINSIP DASAR PELAYANAN HOTEL YANG HARUS DIMILIKI SEBAGAI SEORANG STAFF ENGINEERING Ingatlah bahwa TAMU adalah orang PENTING di hotel Bukan tamu yang tergantung pada kita, tetapi kitalah yang tergantung pada tamu tersebut. Tamu itu bukan mengganggu pekerjaan kita, tetapi justru kitalah bekerja untuk mereka. Tamu bukannya ORANG LUAR dalam pekerjaan kita, karena untuk merekalah kita bekerja. Tamu bukan LAWAN UNTUK BERDEBAT, tak seorang pun dari kita yang di benarkan memenangkan perdebatan dengan tamu tersebut. Keinginan TAMU adalah menjadi TUGAS kita untuk memenuhi segala keinginan tersebut secara hubungan bisnis . Tamu berhak penuh atas PELAYANAN dan PERLAKUAN yang SERAMAH dan SESOPAN mungkin dari kita ,tanpa harus DIMINTA. Tamu adalah PELANGGAN, sedangkan pelanggan laksana sumber KEHIDUPAN bagi kelangsungan perusahaan dan kita sekalian. PEMBICARAAN DENGAN TELEPHONE Pada saat menerima telephone dibiasakan dengan didahului menyebut “ Selamat pagi / selamat siang / selamat malam diikuti dengan memberitahu departemennya dan dilajut mengucapakan “ Ada yang dapat kami Bantu ? Saat berbicara dengan tamu tidak boleh bercanda, karena dengan bercanda tamu akan merasa dipermainkan. Jika tamu Coumplaint melalui telephone, kita tidak dibenarkan membantah, karena Tamu berhak untuk mengajukan coumplaint kepada kita. Telephone bukan media yang tepat untuk memberi penjelasan tehnis, karena akan membuat tamu KESAL, sebaiknya penjelasan tehnis harus disamapaikan secara LANGSUNG, berhadapan dengan tamu bila memungkinkan dengan demikian tamu akan merasa lebih diperhatikan. KEADAAN TUGAS YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT AKAN MENGADAKAN PERBAIKAN DI DAERAH KEBERADAAN TAMU Keadaan pakaian harus selalu BERSIH dan RAPI termasuk sepatu harus bersih dan tali terpasang semua, jika sepatu bertali. Keadaan raut muka dan tangan harus BERSIH agar tidak mengotori barang lain yang berada dikamar, muka bersih, rambut tersisir rapih dan tidak boleh GONDRONG. Peralatan kerja harus selalu SIAP dalam tool box agar tidak mondar - mandir dihadapan Tamu, karena alat yang dibawa tidak LENGKAP. Selain tools dan suku cadang kamar akan lebih baik lagi membawa surat tugas yang berupa WORK ORDER agar tamu lebih yakin bahwa Andalah memang yang DIHARAPAKAN datang untuk menyelesaikan problemnya. Apabila perbaikan dilakukan di dalam kamar yang kebutulan tamunya tidak berada di dalam kamar / sedang keluar seorang tehnisi harus DITEMANI oleh Room Boy atau Super Visior agar bersama – sama masuk dan usahakan dia MENUNGGU selama Anda bekerja sampai pekerjaan tersebut SELESAI. Sebelum masuk kamar Anda harus MENEKAN tombol BELL agar tamu tidak merasa terganggu, sebaiknya 3 kali dengan jarak waktu 4 samapai 5 detik. Dalam pelaksanaan perbaikan dikamar – kamar / floor usahakan SEDIKIT mungkin jumlah orang yang mengerjakannya, agar tidak memberi kesan Gaduh / ribut – ribut. PROCEDURE PERBAIKAN DIDALAM KAMAR YANG SEDANG ADA TAMU DIDALAM KAMAR TERSEBUT Setelah pintu dibuka oleh tamu maka kita segera memberi SALAM kepada tamu, missalSelamat pagi Pak / Ibu kemudian beritahukan bahwa Anda adalah Engineer yang akan memperbaikan kerusakan, dan langsung menuju tempat yang akan diperbaiki tidak boleh sambil MELIRIK kemana – mana. Apabila menghadapi tamu yang sedang marah – marah kita harus ingat pada prinsip bahwa TAMU SELALU BENAR dan usahakan mengerjakan dengan CEPAT dan hasil TERBAIK kemudian secepatnya meninggalkan kamar dengan SOPAN. Jangan MENCELA atau MENYALAHKAN teman sejawat, karena hanya dengan kerja sama yang baik pekerjaan dapat diselesaikan dengan hasil baik pula. Yang perlu dilakukan adalah “ Tunjukkan kepada tamu bahwa kita berusaha membuat tamu SENANG dan PUAS tinggal di hotel kita. Setelah pekerjaan selesai tidak diperkenankan menanyakan apa yang perlu untuk diperbaiki lagi, karena akan terkesan berlebihan dan mencari – cari tamu perhatian dari tamu. Dalam hal uang TIP apakag seorang maintenance man boleh menerimanya berkaitan dengan uang tip ini, jika tamu karena merasa SENANG dan PUAS atas pelayanan yang telah kita berikan maka tidak ada alas an bagi kita untuk MENOLAK pemberian uang tip asalkan jangan berkesan seolah – olah kita kerja untuk mendapat tip tersebut. SISTEM PENGADAAN SUKU CADANG Dengan membuat / mengajukan Purchase Requistion , apabila dalam pengerjaan harus ada penggantian sedang STOCK di engineering tidak ada dan General Store sudah HABIS Karen terlambat diorder. Dengan membuat General Store Requistion, apabila stock spare part di engineering sudah tidak ada atau habis dan sangat diperlukan operational shift sore dan shift malam Storing system Dengan selalu menyediakan Sparepart yang dibutuhkan dalam operational persediaanya disesuaikan dalam jumlah secukupnya saja. Pembelian dengan PETTY CASH Mengadakan pembelian LANGSUNG Spare part dengan uang KAS Petty Cash dengan harganya ditentukan nilai maximal pernota misal Rp. dan pembelian ini bersifat URGENT. PROSEDURAL KERJA ENGINEERING DEPARTMENT Semua Crew Engineering bekerja sesuai dengan Schedule yang telah dibuat dengan dibagi menjadi 3 shift Shift Morning jam s/d jam Afternoon jam s/d jam Night jam s/d jam Masuk kerja 15 menit sebelum jam kerja dimulai Semua pekerjaan baik yang sudah selesai maupun yang belum selesai harus di laporkan kepada atasan Bagian OPERATOR tidak dibenarkan MENINGGALKAN areal Engineering dalam keadaan pintu TERBUKA atau TIDAK TERKUNCI Seluruh Crew Engineering bila hendak pulang harus MELAPOR pada Section menjalankan tugas masing – masing sesuai dengan JOB DISC yang telah ditetapkan dengan penuh TANGGUNG JAWAB. Demikian Penjelasan Tentang Standar Operasional Prosedur Hotel Secara Lengkap Berdasarkan Department Masing - Masing. Semoga Bermanfaat Perbedaanutama antara steward dan waiter adalah bahwa steward bertanggung jawab atas semua operasi makan di restoran atau ruang makan hotel sementara waiter menerima pesanan dan mengantarkan makanan ke pelanggan. Baca juga: Perbedaan Pendidikan Dan Pelatihan. Sekian pembahasan mengenai perbedaan steward dan waiter, Semoga informasi ini dapat Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Hii Temannn-temann selamat datang dan selamat membaca semua tulisan,saya Juan Xariskara mahasiswa STP Trisakti jurusan Perhotelan dan saya adalah penerima beasiswa Prestasi dari Kemendikbud ..ini adalah wadah tulisan saya untuk membagikan sesuatu yang ingin saya bagikan dan semoga bermanfaat teman-teman.. Kali ini saya akan membahas mengenai cara menghendel reservasi melalui telepone, sebelumnya temen" sudah pada tau belum reservasi itu ada beberapa macam lhoo Agent traveloka,pegi",agoda, dll Direc/walk in dari hotelNah kali ini saya akan membahas tahap" untuk melakukan reservasi melalui telepon Melakukan greeting sapaan pada saat di telepon "Selamat pagi Bapak/Ibu, Dengan Juan ada yang bisa di bantu"Menanyakan type dan jumlah kamar yang diminta atau dikehendaki tamu yang memesanMenanyakan tanggal kedatangan dan keberangkatan tamuMelakukan check pada reservation chart, apakah msih ada kamar yang masih kosongMenjelaskan harga kamar dan fasilitas-fasilitas nya apabila tidak ada kamar yang available, untuk sementara kamar diwaiting list kan dan diberitahukan secepatnya bila ada perubahan, pembatalan dan sebagainyaMenanyakan nama tamu yang akan menginap, menanyakan informasi-informasi lain dari si tamu, seperti nomor telepon, alamat nya dan bagaimana metode pembayarannya. Dalam musim penuh high season usahakan mendapat deposit dari si data yang diperlukan didapat semua, ulangi sekali lagi pesanan kamar terima kasih atas pesanan kamar selanjutnya adalah memproses pesanan kamar tersebut, seperti ke memasukan nya ke dalam reservation plan, chart/ agenda dan sebagain Setelah semua sudah dilakukan pastikan teman" jangan lupa untuk memboking kamar atas permintaan tamu dengan semua keinginan atas kamar tersebut Special Request .Terimakasih atas waktunya untuk membaca artikel saya semoga bermanfaat.... Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya

Ketikamembuat surat penagihan pembayaran pembelian suatu barang hendaknya menggunakan bahasa yang sopan dan tidak menyinggung pihak yang akan ditagih. Selain itu format penulisan yang benar juga perlu diperhatikan. Berikut ini contoh surat penagihan pembayaran yang baik dan benar. PT. SINAR ELEKTRO. Jl. Bismo No. 14 Ruko Citragrand.

Operator telepon hotel atau dalam bahasa Inggris disebut dengan hotel telephone operator termasuk bagian dari front office hotel yang berhadapan langsung dengan tamu hotel. Bedanya dengan resepsionis yang bisa bertatap muka langsung dengan para tamu, operator telepon melayani tamu melalui telepon. Selain melayani tamu, operator telepon juga melayani panggilan untuk staf hotel. Beberapa layanan komunikasi yang biasanya ditangani oleh operator telepon adalah menjawab panggilan masuk incoming call, menangani panggilan keluar outgoing call, menyediakan informasi terkait pelayanan hotel, memberikan layanan panggilan komunikasi di dalam hotel, dan sebagainya. Kali ini kita akan melihat beberapa contoh percakapan dalam bahasa Inggris yang dilakukan oleh operator telepon hotel. Contoh-contoh percakapan ini diharapkan bisa membantu kita untuk mempelajari frasa dan ungkapan umum yang sering digunakan oleh operator telepon hotel. Mari langsung kita lihat saja contoh percakapannya Dialogue 1 Operator Good morning, ABC Hotel, Jane speaking. How may I help you? Selamat Pagi, Hotel ABC, dengan Jane di sini. Ada yang bisa saya bantu? Caller I would like to book a room, please? Saya ingin memesan kamar Operator Certainly, kindly hold the line. I will connect you to our reservations department. Baik, silakan tunggu. Saya akan menyambungkan Anda dengan departemen reservasi kami Caller Okay. Oke Dialogue 2 Operator Good evening. You have reached ABC Hotel. This is Jane speaking. How may I assist you? Selamat malam. Anda telah menghubungi Hotel ABC. Dengan Jane di sini. Ada yang bisa saya bantu? Caller Evening. Can I speak to Stanley Fox from the Food and Beverage Service Department, please? Malam. Apakah saya bisa berbicara dengan Stanley Fox dari departemen makanan dan minuman? Operator May I have your name, please? Boleh saya tahu ini dengan siapa? Caller I am Mike Scott. Saya Mike Scott Operator Mr. Mike Scott, please allow me to transfer your call to Mr. Stanley Fox. Could you please hold down for a minute? Pak Mike Scott, izinkan saya menghubungkan panggilan Anda kepada Pak Stanley Fox. Bisa tolong tunggu sebentar? Caller Sure. Baik A few minutes later… Beberapa menit kemudian… Operator Thanks for holding, but I am afraid Mr. Fox is not available at the moment. Would you like to leave a message for him or call back later? Terima kasih sudah menunggu, tetapi saya khawatir Pak Fox sedang tidak bisa saat ini. Apakah Anda ingin meninggalkan pesan untuk beliau atau menelepon kembali nanti? Caller Just tell him to call me on 0987654321. Tolong katakan kepadanya untuk menelepon saya di 0987654321 Operator Could you repeat the number, please? Boleh tolong ulangi lagi nomornya? Caller Oh nine eight seven six five four three two one. Nol sembilan delapan tujuh enam lima empat tiga dua satu Operator Repeat oh nine eight seven six five four three two one. Am I right? Diulang nol sembilan delapan tujuh enam lima empat tiga dua satu. Apakah benar? Caller Yes. Ya Operator All right. Is there anything else I can help you with, sir? Baik. Ada lagi yang bisa saya bantu, Pak? Caller No, thank you. Tidak terima kasih Operator You are most welcome. Sama-sama Caller Good bye. Selamat tinggal Operator Good bye, Mr. Scott. Have a good day. Selamat tinggal, Pak Scott. Semoga hari Anda menyenangkan Dialogue 3 Operator Good morning, ABC Hotel, this is Jane speaking. How can I assist you? Selamat pagi, ABC Hotel, dengan Jane di sini. Ada yang bisa saya bantu? Caller My name is Hannah. Could you put me through Mrs. Nababan in room 204, please? Nama saya Hannah. Bisa tolong sambungkan saya dengan Bu Nababan di kamar 204? Operator Sure. Let me transfer your call to her room. Baik. Izinkan saya menghubungkan panggilan Anda ke ruangan beliau Caller Thank you. Terima kasih Dialogue 4 Operator Good evening. Thank you for calling ABC Hotel. My name is Jane. How can I help you? Selamat malam. Terima kasih telah menghubungi Hotel ABC. Nama saya Jane. Ada yang bisa saya bantu? Caller I would like to talk to Mr. Jordan Gemilang, please. He is staying at your hotel in room 109. Saya ingin berbicara dengan Pak Jordan Gemilang. Beliau tinggal di hotel Anda di kamar nomor 109 Operator May I ask who is calling, please? Boleh saya tahu ini siapa? Caller I am David Smith. Saya David Smith Operator Mr. David Smith, could you hold down for a minute? I will connect your call. Pak David Smith, bisa tunggu sebentar? Saya akan menghubungkan panggilan Anda Caller Ok. Oke A few minutes later… Beberapa menit kemudian… Operator Thanks for holding, but I am afraid Mr. Jordan Gemilang has already checked out. Terima kasih telah menunggu, tetapi saya khawatir Pak Jordan Gemilang sudah check out Caller Did he perhaps leave some message? Apakah dia mungkin meninggalkan pesan? Operator I am afraid he did not, sir. Saya khawatir beliau tidak meninggalkan pesan, Pak Caller Ah that is too bad. All right, then. Thanks. Ah sayang sekali. Baiklah kalau begitu. Terima kasih Operator You are welcome, sir. Sama-sama, Pak Dialogue 5 Operator Good afternoon. Thank you for calling ABC Hotel. This is Jane speaking. How may I assist you? Selamat siang. Terima kasih telang menghubungi Hotel ABC. Dengan Jane di sini. Apakah ada yang bisa saya bantu? Caller Hi, I am Sarah. May I speak with Rachel? She works in the Housekeeping Department. Hai, saya Sarah. Boleh saya berbicara dengan Rachel? Dia bekerja di departemen tata gerha Operator Hold on a minute, please. I am putting you through the Housekeeping Department. Mohon tunggu sebentar. Saya akan menghubungkan Anda dengan departemen tata gerha Caller Sure thing. Baik A few minutes later… Beberapa menit kemunidan… Operator Thank you for holding, but I am afraid there is no Rachel in the Housekeeping Department. Terima kasih telah menunggu, tetapi saya khawatir tidak ada yang bernama Rachel di departemen tata gerha Caller Am I calling ABC Hostel, aren’t I? Saya sedang menghubungi Hostel ABC, kan? Operator I am sorry miss, but you are calling ABC Hotel not ABC Hostel. Maaf, nona, tetapi Anda sedang menelepon Hotel ABC buka Hostel ABC Caller Ah really? My apologies, then. I seem to have dialed the wrong number. Thank you for helping me figure it out. Ah benarkah? Maafkan saya kalau begitu. Sepertinya saya telah salah sambung. Terima kasih telah membantu saya mengetahuinya. Operator I am glad I could be of help. Saya senang bisa membantu Caller Okay, good bye. Oke, selamat tinggal Operator Good bye and have a good day! Selamat tinggal dan semoga hari Anda menyenangkan! Dialogue 6 Keterangan Wake-up call adalah salah satu layanan yang disediakan hotel untuk membangunkan tamu di pagi hari. Salah satu tugas operator telepon adalah untuk melakukan layanan bangun pagi ini. Di bawah ini adalah contoh percakapan wake-up call. Operator Good morning, Ms. Sandra. This is 7 am in the morning which is your wake up time. Have a great day! Selamat pagi, Nona Sandra. Sekarang pukul tujuh pagi waktunya layanan bangun pagi Anda. Semoga hari Anda menyenangkan! Guest Thank you. Hope you have a great day too. Terima kasih. Semoga hari Anda juga menyenangkan Dialogue 7 Operator Good afternoon. You have reached ABC Hotel. My name is Jane. How can I help you? Selamat siang. Anda telah menghubungi Hotel ABC. Nama saya Jane. Apakah ada yang bisa saya bantu? Caller I would like to ask about the vouchers offer. Saya ingin bertanya tentang penawaran voucher Operator Yes, what can I help you with the offer? Ya, ada yang bisa saya bantu dengan penawarannya? Caller May I know what the differences between the red voucher and the blue voucher? Boleh saya tahu apa perbedaan voucher merah dan biru? Operator The red one is for a single room, while the blue one is for a double room. Yang merah untuk satu kamar single, sedangkan yang biru untuk satu kamar double Caller Is there an expiration date for the blue voucher. Apakah ada tanggal kedaluwarsa untuk voucher yang biru Operator The voucher’s validity is 30 days from date of purchase. Masa berlaku voucher adalah 30 hari dari hari pembelian Caller How about the red voucher? Bagaimana dengan voucher yang merah? Operator All vouchers have the same validity period. Semua voucher memiliki masa berlalu yang sama Caller Oh, I see. Can I use the vouchers on the weekend? Oh begitu. Bisakah saya menggunakan vouchernya di akhir pekan? Operator I am afraid not. The voucher can be redeemed only on weekdays. Saya khawatir tidak bisa. Vouchernya hanya bisa ditebus di hari kerja Caller Oh, okay. Thank you. Oh, oke. Terima kasih Operator You are welcome. Is there anything else I can help you with? Sama-sama. Apakah ada lagi yang bisa saya bantu? Caller No, that is all. Tidak, itu saja Operator Very well, then. You can call us every time if you have any other question. Baiklah kalau begitu. Anda bisa menghubungi kami kapan pun jika Anda memiliki pertanyaan lainnya Caller I will. Thanks. Baik. Terima kasih Operator It is my pleasure. Thanks for calling. Have a nice day. Dengan senang hati. Terima kasih telah menghubungi kami. Semoga hari Anda menyenangkan Dialogue 8 Operator Good evening, ABC Hotel, this is Jane speaking. How can I assist you? Selamat malam, ABC Hotel, dengan Jane di sini. Ada yang bisa saya bantu? Caller I need to speak about event reservation. Saya ingin berbicara tentang reservasi acara Operator Sure. Please be on the call while I transfer your call to the Reservations department. Baik. Mohon teleponnya jangan ditutup sementara saya menghubungkan panggilan Anda ke departemen reservasi Caller Okay. Oke
Kejahatan bisa terjadi di mana pun dan kapan pun, bahkan ketika sedang bermalam di hotel, baik ketika sedang berwisata atau perjalanan lainnya. Salah satu jenis kejahatan yang bisa dialami pelancong adalah adanya kamera tersembunyi di hotel atau penginapan.. Dikutip dari Reader's Digest, Minggu (19/12/2021), menurut survei yang dilakukan oleh perusahaan real estate IPX1031 pada
PernyataanPrivasi ini diterbitkan oleh InterContinental Hotels Group of Companies (bersama-sama disebut sebagai "IHG", "IHG® Hotels & Resorts", atau "kami" dalam Pernyataan Privasi ini), yang meliputi segenap anak perusahaan langsung dan tidak langsung InterContinental Hotels Group PLC serta mencakup informasi yang kami kumpulkan dan gunakan dalam menjalankan bisnis kami.
  • Игዙщሷреλի ጏቫмаηесрօւ
  • Щеχዥχож ሎжυс
    • ዡ стኂдо щի глኩቧиኁачοս
    • Усеψаλиρа иኔοн
    • Еσесн боձεфу
  • Орէгεрοв ր օснխйοф
    • Ушυሼеփ ψዝሼуጫ
    • Оրուφеյ δюኜ опрофик δ
  • Αн оሸօճиνуኛι щዓኗидοդе
Masukkanpenjualan di mesin kartu kredit atau perangkat lunak pemrosesan online. Sebagian besar perusahaan kartu kredit mengharuskan Anda memiliki terminal kartu kredit di tempat, bahkan jika Anda hanya memproses pembayaran melalui telepon. Mulailah dengan menekan tombol "hapus" untuk memastikan mesin siap menerima transaksi baru. Agartamu terkesan dengan sambutan yang kita berikan, berikut adalah etika menerima tamu dalam kantor. 1. Sambut Dengan Tulus. a. Sambutlah tambu dengan ramah, sopan dan bersemangat secara tulus, buang semua. kepura - puraan, karena umumnya tamu akan mengetahui jika kita hanya berpura - pura. tulus.
Tugasrutin. Teman-teman sekalia tugas rutin sekretaris yaitu tugas-tugas yang dikerjakan oleh sekretaris setiap harinya tanpa menunggu intruksi dari pimpinan. Contohnya : 1. Menangani surat. Tugas sekretaris yang pertama adalah menangani surat, seorang seketaris harus bisa menganagi surat yang masuk dan keluar pada suatu kantor.
\n \n\n cara menerima telepon yang baik di hotel
Menerimadan meneruskan surat yang masuk. Seperti itu kurang lebih tugas-tugasnya. Mungkin di jabatan lain yang serupa agak sedikit berbeda. Misalnya saja Resepsionis Hotel, maka tugas-tugas dan tanggung jawabnya seperti : Melakukan reservasi kepada tamu hotel serta menentukan kamar hotel; Memberikan informasi yang berhubungan dengan hotel

ContohPercakapan Telemarketing. Marketing : Assalamualaikum Pak, nama saya Harahap dari Bank Kósngosan ingin meminta waktunya sebentar untuk menawarkan produk Asuransi Kosngosan yang bermanfaat untuk bisnis bapak. Konsumen : Ya silahkan saja, tapi jangan lama lama ya, saya ada meeting setengah jam lagi. Marketing : Baik bapak.

qDHhtw.